Ducati Diavel 2019 Tambah Macho, Mesin Naik Kapasitas

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ducati Diavel 2019 menjalani pengujian. Sumber: motorcycle.com

    Ducati Diavel 2019 menjalani pengujian. Sumber: motorcycle.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ducati telah menyiapkan strategi khusus dalam pembaruan model Ducati Diavel 2019. Pada model tahun ini, hampir sebagian besar part mengalami pergantian. Diavel akan mewarisi mesin XDiavel yang telah menggunakan variable valve timing. Tak hanya itu, knalpot, frame, lampu depan, shock belakang, dan mungkin subframe juga menggunakan model XDiavel.

    Baca: Ducati Panigale V4 2018 Kena Recall Karena Dua Masalah Ini

    Diavel versi S atau tertinggi menggunakan suspensi Öhlins berwarna emas dan kaliper rem Brembo M50. Scoop udara kanan hilang, mengekspose rangka teralis yang kokoh warisan dari XDiavel. Tampilan Diavel kini telah menjadi lebih gagah. Namun, bentuk tangki bahan bakar tampaknya sedikit lebih kecil, meskipun kamuflase yang dipasang pada tangki mengelabuhi penglihatan mata.

    Ducati Diavel 2019 tertangkap kamera sedang menjalani pengujian di Eropa. Sumber: autocarindia.com

    Adapun sejumlah part masih menggandalkan model lama yaitu velg, rantai drive, dan posisi footpeg. Suspensi pada model standar akan menggunakan Marzocchi. Swingarm tampaknya benar-benar baru sementara shock belakang diposisikan di atas seperti pada XDiavel, bukan di bawah seperti model Diavel saat ini. Posisi jok juga mengalami perbaikan dengan desain untuk menambah kenyamanan pembonceng. Lampu depan kini telah menggunakan LED dan DRL berbentuk tapal kuda.

    Baca: Rayakan HUT ke-25, Ducati Luncurkan Monster Rp 326 Juta

    Mesin mengalami kenaikan kapasitas dari 1198cc menjadi 1262cc. Selain itu, mesin akan mendapat Timing Variabel Desmodromic (DVT) XDiavel yang mampumenghasilkan tenaga 142,6 hp dan 83,9 lb-ft torsi. Kurva torsi yang datar dan responsif yang dicapai di putaran bawah. Knalpot memiliki desain yang sama seperti jalur XDiavel. Komponen yang sama akan meningkatkan efisiensi produksi.

    MOTORCYCLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.