Rabu, 17 Oktober 2018

Begini Cara SPG Mobil di GIIAS 2018 Menangani Pengunjung Genit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Windia Yacub, SPG Mobil Suzuki di GIIAS 2018. 4 Agustus 2018. TEMPO/Muhammad Kurnianto

    Windia Yacub, SPG Mobil Suzuki di GIIAS 2018. 4 Agustus 2018. TEMPO/Muhammad Kurnianto

    TEMPO.CO, Tangerang - Mobil memang menjadi daya pikat utama dalam pameran otomotif seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS 2018). Namun, di balik mobil-mobil keren itu ada usher atau sales promotion girl (SPG) yang tak kalah molek dengan mobil baru. 

    Sudah bisa ditebak, usher-usher cantik ini juga menjadi daya tarik tersendiri dalam setiap pameran otomotif. Usher cantik ini juga menjadi ujung tombak bagi agen pemegang merek untuk menarik lebih banyak pengunjung ke booth yang dijaga.

    Baca: Suzuki Bandit Muncul di GIIAS 2018, Tantang Yamaha Vixion

    Usher bekerja berdasarkan jam kerja yang telah ditentukan. Biasanya dibagi 2 shift setiap harinya. Ia tidak diperkenankan membawa telepon genggam saat bertugas. Usher juga harus ramah kepada pengunjung, menguasai informasi produk yang dijaga, dan bertahan di dalam ruangan dengan cuaca yang dingin bagi kebanyakan orang. Satu lagi, SPG juga menjadi sasaran pengunjung untuk digoda.

    Agnes Jessica, SPG mobil Toyota di GIIAS 2018. 4 Agustus 2018. TEMPO/Muhammad Kurnianto

    Windia Yacub, SPG di booth Suzuki, mengatakan bahwa banyak pengunjung yang ingin mengajak foto di depan mobil yang dijaganya. Bukan hanya berfoto, tapi pengunjung laki-laki banyak yang menanyakan nomor telepon genggam dan akun sosial media pribadinya.

    "Kalau sudah minta nomor HP ya aku biasanya alihkan pembicaraan ke seputar mobil," kata Windia saat dijumpai di booth Suzuki 4 Agustus 2018. "Ada juga yang mulanya minta foto bareng, terus nempel-nempel gitu. Ya pasti langsung jaga jarak."

    Baca: Ini Lokasi Parkir dan Shuttle Bus Gratis Menuju GIIAS 2018

    Untuk mereka yang iseng minta nomor telepon genggam, Windia mengaku punya trik tersendiri, "dua nomor terakhir biasanya asal aja. Jadi bukan nomor sebenarnya," ujar Windia sambil tersenyum.

    Sementara itu, Agnes Jessica yang menjadi SPG di booth Toyota punya cara berbeda menangani pengunjung yang iseng meminta nomor telepon pribadinya. "Tidak akan saya kasih, paling saya kasih senyum saja sambil menghindari orang tersebut," kada Agnes yang ketika itu menjaga mobil Toyota Agya.

    Simak ulasan lengkap GIIAS 2018 di Tempo.co dan Gooto.com.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.