Mesin Toyota Fortuner di Balap Offroad Ternyata Masih Standar

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Fortuner dengan modifikasi khusus bergaya Speed Offroad dipamerkan di GIIAS 2018. 4 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Toyota Fortuner dengan modifikasi khusus bergaya Speed Offroad dipamerkan di GIIAS 2018. 4 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Tangerang - Toyota Team Indonesia mempersiapkan mobil Toyota Fortuner untuk balap speed offroad pada september mendatang, mobil berwarna merah putih ini tampil gahar di pameran GIIAS 2018.

    "Mobil ini basic mesinnya standart, kita hanya ganti turbo, knalpot, intercooler serta ganti Electronic Control Unit (ECU) pakai merk Motec," ungkap Manager Operasional Toyota Team Indonesia, Dimitri Fitra saat ditemui Tempo, Senin, 6 Agustus 2018.

    Baca: Garangnya Mobil Balap Toyota Team Indonesia di GIIAS 2018

    Untuk kaki-kaki, kata Fitra, suspensi menggunakan forkings sementara arm pesan langsung ke Total Chaos dan velg dari TRD, mobil ini pun masih dalam tahap pengembangan.

    "Pembalapnya Takuma Aoki, dia difabel dan ada ubahan di kabin dalam mobil seperti gas di tangan karena tangannya masih aktif, jadi bisa dibayangkan dia nyetir dan gas secara bersamaan," ungkapnya.

    Total mobil balap yang ada di Toyota Team Indonesia, kata Fitra, sebanyak 12 mobil yang dipergunakan untuk balap termasuk mobil Toyota Fortuner dan Toyota Yaris yang di pamerkan di GIIAS.

    Baca: Toyota Prius PHEV dan Mirai Fuel Cell Pikat Pengunjung GIIAS 2018

    "Kalau Toyota 86 dan Toyota Agya yang dipajang itu hanya untuk pameran saja, makanya bisa di buka pintunya dan bisa di naiki pengunjung, berebeda dengan Toyota Fortuner dan Toyota Yaris yang terkunci," ujarnya.

    Dari 12 mobil Toyota Team Indonesia, yang digunakan balap pada tahun 2018 ini ada tujuh mobil seperti Toyota Yaris yang dipakai untuk balap Indonesia Touring Car Championship (ITCC), Toyota Fortuner dipakai di balap speed offroad.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.