Cara Suzuki Mempertahankan Dominasi Ignis di Segmen City Car

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Ignis Sport dirilis di GIIAS 2018 untuk mendekatkan dengan generasi milenial. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Suzuki Ignis Sport dirilis di GIIAS 2018 untuk mendekatkan dengan generasi milenial. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Tangerang - PT Suzuki Indomobil Sales memimpin pasar city car pada semester pertama 2018, dengan penjualan Suzuki Ignis mencapai sebanyak 8.245 unit atau 50,4 persen berdasarkan data retail Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Untuk mempertahankan penguasaan ini, Suzuki meluncurkan Ignis Sport dan sejumlah strategi marketing lainnya. Apalagi kompetitornya telah menyiapkan senjata baru dengan dirilisnya New Honda Brio yang memiliki desain dan bagasi yang lebih luas.

    "Pada ajang GIIAS 2018, display Suzuki Ignis yang dipajang di booth Suzuki hadir dengan desain lebih sporty, yakni Ignis Suzuki Sport dan Ignis Rally Concept yang bisa menjadi inspirasi bagi pecinta Suzuki. Selain itu, untuk menambah antusiasme pengunjung booth selama GIIAS 2018 berlangsung kami bekerjasama dengan enam leasing yang menawarkan berbagai penawaran khusus," papar Harold Donnel, Head of Brand Development and Marketing Research 4W PT Suzuki Indomobil Sales dalam keterangan tertulisnya.

    Baca: Suzuki Ertiga dan Ignis Sport Dirilis Gaet Generasi Milenial

    Kehadiran Suzuki Ignis pada tahun 2017 rupanya menjadi titik kebangkitan di pasar city car Indonesia karena berhasil menjadi primadona baru bagi konsumen Indonesia. Sejak awal diluncurkan kepada konsumen, Ignis mengawali sepak terjangnya dengan merilis Ignis varian GX dan GL pada April 2017, disusul varian GL AGS pada GIIAS 2017 yang mendominasi peningkatan volume city car hingga mampu menjual 14.157 unit.

    Kemunculan Ignis Sport Edition juga bersamaan dengan geliat segmen city car nasional pada awal 2018. Puncaknya, penjualan Ignis selama semester pertama 2018 pasar city car mengalami kenaikan yang cukup signifikan hingga 199,7 persen dibandingkan tahun lalu dan berkontribusi sebesar 14,3 persen dari total penjualan Suzuki.

    Ignis Suzuki Sport juga dipamerkan sebagai bintang utama booth Suzuki sekaligus menegaskan konsep Suzuki Sport. Selain itu, Ignis Suzuki Sport juga memiliki daya tarik tersendiri bagi generasi milenial dengan pembaruan tiga fitur yang menunjang performa mobil sehingga tampil lebih tangguh sekaligus gaya untuk berkendara di jalan raya.

    Baca: GIIAS 2018: HPM Akan Hentikan Produksi Honda Brio Secara Bertahap

    Bersama kaum urban, khususnya anak-anak muda sebagai target pasar, Ignis saat ini tampil berani yang semakin memperkuat image Urban SUV dengan kesan sporty dan stylish. Ditambah warna Tinsel Blue Pearl yang menjadi ciri khasnya di pasar city car, Ignis juga memiliki berbagai fitur modern yang praktis dan andal saat digunakan berkendara serta mesin empat silinder K12M berkapasitas 1.197 cc.

    Dari segi penjualan, leasing yang bekerja sama dengan Suzuki juga menawarkan program penjualan khusus untuk Ignis selama GIIAS 2018 berlangsung. Suzuki Finance memberikan satu bulan angsuran gratis dan cicilan ringan. Suzuki Finance juga menyiapkan hadiah langsung bagi konsumen yang melakukan SPK terhadap Ignis di ajang GIIAS 2018.

    Mandiri Tunas Finance juga memberikan satu bulan angsuran gratis untuk setiap unit seri Ignis. Kemudian Adira Finance menawarkan special rate sebesar 3,1 persen. Selama GIIAS 2018, BCA Finance turut menawarkan cicilan ringan. Bagi konsumen yang tertarik dengan Suzuki Ignis, Oto Finance menawarkan diskon admin sebesar 50 persen. Tak ketinggalan, IMFI turut menawarkan bebas biaya provisi bagi konsumen. Tidak hanya penawaran menarik, seluruh leasing yang bekerjasama dengan Suzuki juga menyediakan hadiah langsung bagi pengunjung booth Suzuki yang melakukan SPK pada ajang GIIAS 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.