Senin, 17 Desember 2018

Suzuki Swift Hybrid Segera Masuk, Konsumsi Bensin 32 KM/Liter

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Swift Hybrid Strong yang dipamerkan di GIIAS 2018. Sumber: bisnis.com

    Suzuki Swift Hybrid Strong yang dipamerkan di GIIAS 2018. Sumber: bisnis.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menghadapi tren mobil hybrid dan listrik, Suzuki tak mau kalah juga sudah menyiapkan jagoannya. Suzuki Swift Strong Hybrid akan menyusul peluncurannya setelah studi respon publik selesai.

    "Pasti akan masuk di Indonesia. Hanya saja, waktunya kapan dan dijual berapa, belum bisa dipastikan. Karena kami sedang melakukan studi kelayakan bisnis antara lain mengkaji soal harga, pangsa pasar, regulasi dari pemerintah. Setelah semua rampung, kami segera pasarkan secepatnya," kata Head of 4W Product Development & Accessories PT.Suzuki Indomobil Sales (SIS) Yulius Purwanto dalam sesi temu media di booth Suzuki GIIAS 2018, Rabu 8 Agustus 2018.

    Baca:
    Begini Cara Suzuki Permudah Konsumen Beli Mobil di GIIAS 2018


    Inilah Harga yang Diharapkan Para Penggemar Suzuki Jimny

    Diperkenalkan pada 2017 di Jepang, Suzuki Swift Strong Hybrid memiliki sistem perpaduan Dual Jet Engine berkapasitas 1,2 liter dengan tenaga 67 kW dan Motor Generator Unit (MGU). Dual Jet Engine merupakan mesin kemudi kompak yang Iangsung memberikan tenaga besar, sedangkan MGU merupakan motor penggerak untuk membantu kinerja mesin.

    Dengan tetap menjaga handling khas Swift, sistem ini mengombinasikan eftsiensi bahan bakar hingga 32 km per liter dan sensasi berkendara secara langsung berkat duet mesin Dual Jet Engine dan MGU.

    Perpaduan Dual Jet Engine dan MGU tersebut menawarkan dua jenis mode mengemudi yaitu pengendara dapat memilih antara berkendara dengan kecepatan tinggi (Standard Mode) ataupun mengemudi dengan eflsiensi bahan bakar dengan EV (Electric Vehicle) driving. Pada saat kecepatan di bawah 80 kilometer per jam atau kecepatan konstan, MGU membantu menghentikan mesin secara otomatis dan mengubahnya menjadi EV.

    Baca: Cara Suzuki Mempertahankan Dominasi Ignis di Segmen City Car

    Namun ketika kecepatan dinaikkan atau pergantian gigi secara bertahap mesin akan bekerja dan MGU membantu kinerja mesin untuk menambah kecepatan. Sedangkan pada saat kecepatan berkurang, motor akan menghasilkan Iistrik yang digunakan untuk men-charge Battery (Li-thium).

    "Kami menyadari kebutuhan mobil yang ramah Iingkungan dan rendah emisi akan semakin penting untuk masa depan. Karenanya, kami memperkenalkan kansep Suzuki All New Swift Strong Hybrid dalam ajang GIIAS 2018 sebagai bentuk kesiapan kami untuk menghadirkan mobil ramah Iingkungan don emisi rendah di Indonesia,” ujar Yulius.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".