Kata Bos Ekspedisi Soal Manfaat Alat Mimamori di Isuzu

Reporter

Isuzu New Giga. Sumber: swa.co.id

TEMPO.CO, Jakarta - Kandradi Lookman, Komisaris sekaligus pendiri PT Lookman Djaja, perusahaan yang bergerak di layanan ekspedisi mengungkapkan kehadiran fleet management system dari PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memberikan efisiensi pada armadanya. Pada event Mimamori Drive Contest di GIIAS 2018, yang diikuti 220 driver dari 26 perusahaan logistik yang berasal Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya, perusahaannya berhasil meraih juara kedua.

Menurut Kandradi, alat pintar yang bernama Mimamori dari Isuzu itu sangat membantu perusahaan terutama untuk melihat kepatuhan dan keselamatan sang sopir. "Jadi yang biasa mengemudikan ugal-ugalan, atau kurang baik dalam mengendalikan pedal gasnya yang kurang sesuai seperti aturan pabrik akan terlihat (di Mimamori)," kata Kandradi.

Kini, Mimamori sudah diaplikasikan di unit Isuzu GIGA yang merupakan truk medium yang sudah mengusung mesin Commonrail dan dilengkapi dengan ECU (Electronic Control Unit) dan DRM (Data Record Module). Sebagai gambaran, Mimamori dapat merekam data pengoperasian, kemudian mengirimkannya secara berkala ke sebuah server yang dapat diakses melaui website melalui PC, laptop, atau smartphone.

Baca: Gantengnya Isuzu mu-X dan D-Max di GIIAS 2018

Menurut Kandradi, Mimamori yang tergabung dari mesin ini bisa melihat perilaku sopir saat membawa truknya. Itu terlihat dari cara sopir menginjak pedal gas, pengereman, kemudian cara mengendalikan mobil baik saat akan berhenti atau melaju. "Ini semua akan terekam di Mimamori pada layar monitor," katanya.

Di sisi lain, biaya terbesar bagi perusahaan transportasi untuk mengoperasikan truk adalah biaya bahan bakar. Untuk itu, diperlukan cara pengoperasian truk yang efisien dan ekonomis. "Mimamori ini mencakup bukan hanya GPS saja tapi mencakup sampai ke mesin-mesinnya. Jadi pergerakan mesin ini bagaimana, per liter bisa habis berapa kilo meter, itu semua bisa terekam," ungkap Kandradi.

Kandradi berujar, perhatian Isuzu terhadap Mimamori diharapkan dapat terus diperluas mengingat sangat membantu para pebisnis di lini transporter. "Mimamori ini kan baru dari Isuzu Giga, jadi saya lihat kalau Isuzu akan concern terus di masalah ini maka ke depan akan bagus sekali untuk transporter di Indonesia ini," ujarnya.

Kendati perusahaannya baru memiliki delapan Mimamori dari total jumlah kendaraan 220 unit, tidak menutup kemungkinan akan bertambah mengingat dampak yang dirasakan sangat positif. "Di jalanan itu, yang penting para sopir bisa benar saat mengemudi. Saya bilang Mimamori ini sangat canggih. Saya harap bisa terus diperluas," ucapnya.

Sales Support Departemen Head PT IAMI, Istadi, mengatakan Mimamori memudahkan customer memastikan pengoperasian truknya secara aman dan efisien. Untuk itu, diperlukan cara pengoperasian yang aman sehingga terhindar dari kecelakaan, breakdown, dan hal tidak diinginkan lainnya.

Teknologi ini dilengkapi dengan fitur GPS sehingga customer dapat memonitor lokasi kendaraan secara realtime. Customer juga dapat melihat histori perjalanan truk tersebut.

Baca: GIIAS 2018: Isuzu Pamerkan Truk Ringan Bermesin Commonrail

Selain itu, terkoneksi dengan Google Map sehingga dapat bermanfaat untuk melihat kepadatan lalu lintas dan pemilihan rute perjalanan yang efisien. Mimamori juga dilengkapi dengan Geofence, untuk memagari lokasi sebagai tujuan atau sebagai lokasi yang tidak boleh dimasuki.

Kekuatan terbesar Mimamori terletak pada laporan-laporan mengenai kebiasaan mengemudi. Mimamori secara otomatis merangkum kebiasaan mengemudi tersebut dalam skor tertentu, yang disebut Mimamori Driving Evaluation Score yang dapat digunakan Customer untuk memberikan evaluasi dan penilaian terhadap berdasarkan data-data aktual dan obyektif.

Di samping itu, disematkan juga sistem alarm. Jika pengemudi mengemudikan dengan kecepatan tinggi, pengereman mendadak, memasuki daerah terlarang, RPM mesin terlalu tinggi, telat memindah gigi, Mimamori otomatis memberikan alarm peringatan kepada pengemudi, dan otomatis mengirimkan email notifikasi kepada customer.

Adanya notifikasi DTC (Data Trouble Code) juga sangat membantu yaitu jika mengalami tanda-tanda kegagalan fungsi, semisal overheat, adanya sensor tidak bekerja, Mimamori secara otomatis mengirimkan notifikasi. "Hal ini sangat berguna untuk customer mencegah breakdown."






Penjualan Mobil Grup Astra Agustus 2022 Naik 2.52 Persen

20 hari lalu

Penjualan Mobil Grup Astra Agustus 2022 Naik 2.52 Persen

Penjualan mobil Grup Astra pada Agustus lalu mencapai 49.907 unit, naik tipis dibanding bulan sebelumnya sebanyak 48.680 unit.


Isuzu Catatkan Penjualan Mobil Sebanyak 589 Unit di GIIAS 2022

41 hari lalu

Isuzu Catatkan Penjualan Mobil Sebanyak 589 Unit di GIIAS 2022

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) telah menginformasikan penjualan mobil mereka sepanjang gelaran GIIAS 2022. Simak selengkapnya di sini!


Hino Dikeluarkan dari Proyek Kendaraan Komersial Ramah Lingkungan Jepang

42 hari lalu

Hino Dikeluarkan dari Proyek Kendaraan Komersial Ramah Lingkungan Jepang

Hino dikeluarkan dari keanggotaan Commercial Japan Partnership Technologies Corporation (CJPT) karena skandal data emisi.


Permudah Konsumen, Isuzu Resmikan Depo Suku Cadang di Makassar

49 hari lalu

Permudah Konsumen, Isuzu Resmikan Depo Suku Cadang di Makassar

Spare part yang terdapat di depo Isuzu ini akan didistribusikan melalui perantaraan dealer, bengkel dan part shop.


GIIAS 2022: Isuzu Donasikan 1 Unit Mobil Operasional kepada Bank Sampah Latanza

50 hari lalu

GIIAS 2022: Isuzu Donasikan 1 Unit Mobil Operasional kepada Bank Sampah Latanza

Isuzu bekerja sama dengan Bank Sampah Latanza sejak Februari 2022 dan telah berkontribusi untuk mengolah sampah sebanyak 1.142,88 ton.


Penjualan Mobil Grup Astra Juli Naik Tipis

50 hari lalu

Penjualan Mobil Grup Astra Juli Naik Tipis

Astra berharap penjualan mobil semester II tetap positif seiring dengan pemulihan ekonomi dan penyelenggaraan pameran GIIAS 2022.


Lima APM Mobil Jepang Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Bali

27 Juli 2022

Lima APM Mobil Jepang Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Bali

Kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam mempercepat kendaraan listrik dan netralitas karbon pada 2060.


Toyota Pimpin Proyek Bersama Pengembangan Teknologi Elektrifikasi di Indonesia

22 Juli 2022

Toyota Pimpin Proyek Bersama Pengembangan Teknologi Elektrifikasi di Indonesia

Mitsubishi, Nissan, Fuso, Isuzu, dan Toyota kerja sama mendorong pengembangan infrastruktur dan teknologi kendaraan elektrifikasi di Indonesia.


Toyota Dkk Kembangkan Kendaraan Komersial Listrik Ringan

20 Juli 2022

Toyota Dkk Kembangkan Kendaraan Komersial Listrik Ringan

Uji coba mobil komersial listrik ringan buatan Toyota dkk ditargerkan mulai Januari 2023.


Toyota Pimpin Pengembangan Mesin Hidrogen untuk Kendaraan Komersial

8 Juli 2022

Toyota Pimpin Pengembangan Mesin Hidrogen untuk Kendaraan Komersial

Toyota, Isuzu, Hino, DENSO, dan CJPT akan mengembangkan dan meneliti tentang mesin hidrogen untuk kendaraan komersial berat.