Rabu, 17 Oktober 2018

Jumlah Pengunjung GIIAS 2018 Turun, Mitsubishi Ungkap Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keramaian booth Mitsubishi di pameran otomotif GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Keramaian booth Mitsubishi di pameran otomotif GIIAS 2018. 2 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Tangerang - Sejumlah kalangan menyebut jumlah pengunjung pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS 2018) relatif turun dibandingkan dengan tahun lalu.

    "Kalau tahun lalu itu ngisi surat pemesanan kendaraan (SPK) sampai di tangga ini. Bagian belakang booth penuh. Tahun ini memang lebih sepi," ujar Deputy Group Head of Planning and Communication Group MMKSI Intan Vidiasari ketika ditemui di booth Mitsubishi di GIIAS 2018 di Tangerang, Jumat, 10 Agustus 2018.

    Baca: Ini Lokasi Parkir dan Shuttle Bus Gratis Menuju GIIAS 2018

    Intan menuturkan penurunan jumlah pengunjung juga secara kasat mata dapat kelihatan. Pada tahun lalu, sejak Jumat siang, pengunjung umumnya sudah sangat padat. Kondisi hari ini, Jumat, 10 Agustus 2017, menurut dia, sama seperti hari biasa tahun lalu.

    Intan berpendapat terdapat tiga faktor yang menyebabkan jumlah pengunjung berkurang pada GIIAS 2018 umumnya dan booth Mitsubishi khususnya.

    Pertama, situasi tahun politik di mana banyak orang mungkin menahan belanja. Selain itu, Mitsubishi tahun ini hanya mengeluarkan update varian produk Xpander dan Pajero sembari mempromosikan kendaraan listrik. "Tahun lalu memang ada Xpander, sehingga kami bisa SPK-nya sampai 5.200 unit," katanya.

    Kedua, depresiasi rupiah terhadap dolar yang membuat para agen pemegang merek (APM) melakukan penyesuaian harga. Seperti diketahui, Mitsubishi juga melakukan penyesuaian harga untuk produk andalannya, Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Pajero Sport.

    Baca: Toyota Fortuner Edisi Speed Offroad Ini Mejeng di GIIAS 2018

    Ketiga, menurut Intan, kesulitan akses ke lokasi GIIAS karena terdampak ketetapan pelat nomor ganjil genap. "Mungkin ada banyak orang menunda datang karena disesuaikan dengan pelat nomor kendaraan. Kami harapkan akhir pekan ini bisa lebih banyak lagi," tuturnya.

    Sebelumnya, Intan menuturkan, pada GIIAS 2017, ketika Xpander dirilis, MMKSI mengantongi SPK sebanyak 5.200 unit sehingga tidak bisa dibandingkan dengan tahun ini. Penjualan Xpander GIIAS 2018 diarahkan sebanyak 70 persen dari total target Mitsubishi yang sebanyak 3.000 unit.

    Hingga hari ketujuh, menurut Intan, MMKSI telah mengantongi SPK mendekati angka 1.700 unit. Dari jumlah itu, pemesanan paling banyak masih didominasi oleh Xpander, disusul Pajero Sport dan kendaraan Mitsubishi lainnya. "Kami masih punya empat hari lagi, ada weekend juga, semoga target yang dicanangkan tercapai," ucapnya.

    Ditemui di tempat yang sama, sales marketing Mitsubishi, Ismawati, mengaku sejauh ini belum mendapatkan konsumen untuk SPK. Padahal tahun lalu dia bisa mendapatkan empat SPK. "Saya memang baru dua hari ikut GIIAS 2018. Kalau tahun lalu saya ikut serta dari awal pameran dan dapat empat SPK," katanya.

    Simak ulasan lengkap GIIAS 2018 di Tempo.co dan Gooto.com

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.