Jelang Hari Terakhir GIIAS, Benelli Raup 126 SPK Melebihi Target

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur BMI Stefan Kentjana Putra memamerkan Benelli Motobi 200 Evo. Dok Benelli

    Direktur BMI Stefan Kentjana Putra memamerkan Benelli Motobi 200 Evo. Dok Benelli

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Benelli Motor Indonesia sukses meraih target penjualan selama GIIAS 2018 yaitu 126 SPK hingga Sabtu 11 Agustus 2018 atau sehari sebelum GIIAS berakhir. Padahal awalnya Benelli hanya mematok penjualan 100 unit selama 10 hari pelaksanaan GIIAS 2018. "Hari ini tembus 29 SPK untuk Benelli jadi total 126 SPK. Insya allah besok bisa tembus 150 SPK," kata Stefan Kentjana Putra, CEO PT BMI, Sabtu 12 Agustus 2018.

    Benelli memamerkan sejumlah sepeda motor bermodel klasik atau retro. Menurut dia, Benelli ingin meraih ceruk dan konsisten menjaga pasar retro dan tak mau berhadapan langsung dengan pabrikan besar. Salah satu model favorit adalah Benelli Motobi 152. Sepeda motor bergaya cafe racer ini menjadi penantang terkuat Kawasaki W175 yang sudah lebih dulu mengaspal di pasar otomotif Tanah Air dengan harga Rp 19,8 juta.

    Baca: Benelli Motobi 200 Evo Versi Mini Honda Rebel, Harga Terjangkau

    Dia bercerita awal pertama membawa Benelli Motobi 152 karena penjualannya sukses di Filipina. Stefan juga melihat pasar motor klasik mulai booming dan membawanya ke Indonesia. "Saya tak mau momen terlewat," katanya.

    Benelli Motobi 152 bisa mengobati kerinduan para pencinta sepeda motor klasik. Motobi 152 dibekali mesin berkapasitas 150 cc satu silinder karburator yang mampu menyemburkan tenaga 8,4 Kw pada 8.000 rpm dan torsi 11,1 Nm pada 6.000 rpm. Rasio kompresi 9,3:1 dan kapasitas bahan bakar 12,1 liter. Motor ini memberikan kenyamanan berkendara.

    Kemudian bintang lainnya adalah Motobi 200 Evo yang benar-benar fresh diluncurkan dalam GIIAS 2018. Model yang diusung adalah classic cruiser dan memiliki tampang yang mirip Honda Rebel sang bobber. Tampilannya macho tapi dengan mesin yang lebih kecil dan irit, yaitu berkapasitas 200 cc dengan sistem pengabutan bahan bakar sudah injeksi. "Harganya Rp 30,8 juta, tapi di GIIAS 2018 didiskon Rp 2 juta. Setelah GIIAS, harga kembali normal," kata Stefan.

    Baca: Benelli Motobi 152 Siap Lawan Kawasaki W175, Harga Lebih Murah

    Motobi 200 Evo mengandalkan mesin 200 cc dengan pendinginan oli karena sesuai dengan desainnya yang klasik. Menurut data, mesin sepeda motor ini menghasilkan torsi 13,9 Nm pada 6.000 rpm. Bintang lain adalah Benelli Pantagonia Eagle dengan tampilan cruiser mirip Harley Davidson dan mesin 2 silinder berkapasitas 250 cc. Ada juga Motobi 200 dengan model mirip Pantagonia namun menggunakan kapasitas mesin 200cc.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.