AHM Sebut Peningkatan Kualitas Mekanik Honda Dongkrak Penjualan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mekanik dan Servis Advicer sedang mengikuti kompetisi Astra Honda Technical Skill Contest 2018 di Dealer Daya Honda Bandung, Selasa 14 Agustus 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Mekanik dan Servis Advicer sedang mengikuti kompetisi Astra Honda Technical Skill Contest 2018 di Dealer Daya Honda Bandung, Selasa 14 Agustus 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Honda Motor menyebut peningkatan kualitas mekanik lewat ajang Astra Honda Technical Skill Contest 2018 akan ikut mendorong penjualan. General Manager Technical Service Division AHM Wedijanto Widarso mengatakan mekanik akan lebih banyak bertemu dengan konsumen karena kartu garansi motor saja ada empat kupon, belum lagi untuk menjaga garansi minimal konsumen harus merawat motor di dealer resmi.

    "Kalau mekanik terstandarisasi dengan baik maka konsumen akan puas dalam pelayanan. Nantinya konsumen tak perlu disuruh saat akan membeli motor baru pasti akan memilihnya," kata Wedijanto di Dealer Daya Motor Bandung, Selasa 14 Agustus 2018.

    Baca: AHM Buka Kategori Baru Big Bike dalam Kontes Mekanik Honda

    Ia menambahkan mekanik akan lebih banyak bertemu dengan konsumen daripada sales. Sehingga, ia melanjutkan Astra Honda juga menggelar kompetisi untuk Service Advisor. Hal ini untuk meningkatkan pelayanan Honda kepada konsumen.

    "Kami tidak hanya mengedepankan Teknikal skill saja, namun lebih fokus layanan bagaimana standarisasi dealer operation standar dalam melayani konsumen. Sehingga mereka mau balik ke delaer," katanya.

    Tahun ini, ada 27 peserta untuk peserta mekanik AHASS, mekanik big bike dan Service Advisor. Mereka menjalani uji kompetensi dari tingkat kabupaten, setelah itu naik ke tingkat regional dan pada tahap final di Bandung. Tak hanya itu, sistem baru menggabungkan antara mekanik dan service advisor tak seperti tahun sebelumnya. "Sistem ini untuk mendekatkan dengan realita di lapangan," ujar Wedijanto.

    Winaryanto, salah satu juri dalam kompetisi ini mengatakan para teknisi dilatih tidak hanya mengatasi masalah soal sepeda motor namun juga dikenalkan dengan teknologi terbaru dari Honda dan penanganannya. Dalam ajang ini digunakan motor Honda PCX dan Honda Scoopy. Salah satunya poin bahwa jika ada masalah motor Honda terbaru tak mengeluarkan tanda lewat kedipan lampu indikator namun lewat kode-kode. "Ini harus mampu ditangani mekanik lewat alat-alat khusus," katanya.

    Baca: Dongkrak Layanan Purna Jual, AHM Uji Keterampilan Teknisi Honda

    Tak hanya itu, teknologi smartkey kini juga sudah mulai diaplikasi dalam motor Honda terbaru. Misalnya, bagaimana mengatasi jika remote smartkey hilang, maka harus bisa memasukan id tech untuk mendapatkan remote baru.

    Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengatakan kompetisi ini untuk mengimbangi teknologi produk yang terus meningkat. Apalagi produk Honda sudah melakukan lompatan teknologi. "Perlu kita tingkatkan kemampuan mekanik dan service advisor," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.