Shell Sudah Bersertifikat SNI dan TKDN, Ini Syaratnya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melihat kemasan oli Shell saat dikemas di barik Shell terbaru di Bekasi, 5 November 2015. Pabrik ini akan memproduksi merek pelumas seperti Shell Helix, Shell Advance, Shell Rimula, Shell Spirax dan berbagai pelumas industri lainnya. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja melihat kemasan oli Shell saat dikemas di barik Shell terbaru di Bekasi, 5 November 2015. Pabrik ini akan memproduksi merek pelumas seperti Shell Helix, Shell Advance, Shell Rimula, Shell Spirax dan berbagai pelumas industri lainnya. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Bekasi - Pelumas Shell secara resmi sudah bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Lalu, apa yang menjadi patokan kalau produk itu sudah menyabet gelar SNI dan TKDN.

    Direktur Pelumas PT Shell Indonesia, Dian Andyasuri mengatakan bahwa kriteria TKDN itu meliputi tempat produksinya, bahan bakunya, dan tenaga kerja yang memproduksi. "Untuk produksi pelumas Shell, tenaga kerja kami sudah 100 persen orang indonesia," kata Dian di pabrik Shell di Marunda, Bekasi, Rabu, 15 Agustus 2018.

    Baca: Tingkatkan Layanan, Shell Hadirkan Fasilitas Baru untuk Pelanggan

    Ia melanjutkan, untuk berapa persen kandungan lokal pada pelumas Shell ini sedang difinalisasi. “Kalau bicara persennya masih difinalisasi, tapi kami sudah pasti dapat (TKDN). Jadi nanti kalau benar-benar sudah selesai nanti kami info lagi,” ujarnya.

    Menurut Dian, angka minimal TKDN itu 25 persen, “tapi kalau untuk lubricant belum ada angka harus berapa. Kami ingin sebisa mungkin mengikuti agenda ini. Untuk saat ini belum tau berapa angka pastinya."

    Sedangkan untuk SNI, menurut Dian adalah sesuatu yang ia agendakan dan rencanakan sekitar 6 hingga 9 bulan lalu melalui proses dengan independen surveyor.

    Baca: Pelumas Shell Raih Sertifikasi SNI dan TKDN

    “Jadi mereka yang melihat proses di pabrik kami, karena untuk mencapai standar SNI harus dilihat prosesnya, apakah sesuai dengan standar. Itu yang kami lakukan bersama dengan tim untuk kemudian meeting standar SNI.

    Bicara soal SNI, menurut Dian, Shell mengadopsi standar internasional dan produknya memang sudah standar internasional. “Dari cara produksi maupun formulasinya sudah internasional. Jadi, kalau dari kami sendiri sebetulnya untuk mendapatkan sertifikasi SNI tidak ada perubahan, hanya label SNI saja di botolnya,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Riuh di Panggung, Riuh di Cyber

    Di dunia maya, adu cuitan dan status jauh lebih ramai antara pendukung dan juru bicara kedua kubu.