Awas, Kerikil Menempel di Ban Mobil Bisa Akibatkan Kebocoran

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi kerikil yang menempel pada ban mobil. Sumber: antara

    ilustrasi kerikil yang menempel pada ban mobil. Sumber: antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengendara sepeda motor atau mobil harus memperhatikan kondisi ban mobil karena berperan penting saat kendaraan berjalan hingga sampai tujuan. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah kerikil atau batu kecil yang menempel pada celah-celah kembang ban.

    Baca: Pentingnya Mengecek Tekanan Angin pada Ban Mobil

    General Manager Sales Planning PT Sumi Rubber Indonesia sebagai pemegang merek ban Dunlop di Indonesia, Hendra Himawan, mengatakan kerikil yang masuk ke celah ban harus segera dikeluarkan karena bisa menyebabkan kebocoran. "Jika di telapak ban ada batu kecil yang menempel, itu harus dikeluarkan karena akan tertanam dan mengakibatkan kebocoran," kata Hendra Himawan di Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

    Ia menjelaskan, pada awalnya kerikil itu hanya terlihat menempel di celah ban. Namun seiring perputaran roda maka kerikil itu perlahan masuk kian dalam dan menancap pada ban. Kerikil yang menancap itu bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan obeng kecil.

    Baca: Ban Mobil Baru Terdapat Garis Berwarna, Ini Fungsinya

    Hendra juga mengatakan pemilik kendaraan perlu mengecek ban secara berkala, minimal sebulan satu kali. Adapun hal-hal mendasar yang harus diperiksa adalah ketebalan ban yang terlihat dari menipisnya kembang ban, tekanan angin, hingga adakah keretakan pada ban.

    "Lakukan pengecekan ban secara rutin minimal sebulan sekali, itu idealnya," katanya. "Cek kebersihannya, ada retak atau tidak, juga tekanan anginnya."

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.