Kejar Target Penjualan, Inilah 2 Strategi Mazda Indonesia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mazda CX-9, Mazda CX-3, dan Mazda6 Elite Estate di GIIAS 2018. 11 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Mazda CX-9, Mazda CX-3, dan Mazda6 Elite Estate di GIIAS 2018. 11 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Eurokars Motor Indonesia, distributor resmi Mazda di Indonesia, hingga Juli 2018 telah mencatatkan penjualan 43,51 persen dari target penjualan tahun ini. Mazda menarget penjualan tahun ini sebanyak 8.000 unit.

    Presiden Direktur PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) Roy Arman Arfandi mengatakan, hingga sejauh ini belum ada revisi untuk target sehingga akan terus berupaya untuk mendorong penjualan. Salah satu strategi yang disiapkan ialah meningkatkan promosi dan aktif pada pameran besar.

    Baca: GIIAS 2018: Mazda6 Elite Resmi Mengaspal, Harga Rp Rp 649,8 Juta

    "Kami juga rencana masih ada dua event Mazda lagi sampai akhir tahun serta penyegaran beberapa model," ujar Roy Arman Arfandi kepada Bisnis, Selasa 28 Agustus 2018.

    Roy menjelaskan, dua produk yang mendorong penjualan Mazda ialah Mazda CX-5 dan Mazda2. Mayoritas kendaraan Mazda yang dipasarkan di Indonesia, ia mengungkapkan didatangkan secara impor utuh atau completely built up (CBU) dari Jepang dan Thailand.

    Booth Mazda di IIMS 2018. Dok Mazda Indonesia

    Adapun, Mazda CX-5 merupakan merupakan crossover sport utility vehicle (SUV) yang dipasarkan mulai dari Rp498,8 juta, sementara Mazda2 dipasarkan mulai dari Rp276,8 juta. Kendaraan lain yang tercatat juga banyak diminati ialah Biante Skyactive.

    Sekadar mengingatkan, EMI menjadi distributor resmi Mazda sejak Februari 2017. Setelah melakukan berbagai pembenahan pada 2017, tahun ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan penjualan Mazda di Indonesia.

    Baca: Sedan Mazda Miata Lawas Jadi Street Racer, Tenaga 536 HP

    Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan ritel Mazda hingga Juli 2018 sebanyak 3.481 unit. Penjualan itu bertambah 1.894 unit jika dibandingkan dengan penjualan ritail pada Januari-Juli 2017.

    Tren penjualan Mazda juga bergerak positif jika berkaca dari GIIAS 2018 baru-baru ini. Pada ajang pameran tersebut, Mazda meraih surat pemesanan kendaraan (SPK) 1.079 unit di mana CX-5, Mazda 2, dan Mazda CX-3 menjadi penopang penjualan.

    Dari sisi impor, Mazda tercatat mendatangkan kendaraan sebanyak 3.332 unit pada 7 bulan pertama tahun ini, naik 59,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017. Dengan jumlah itu, impor Mazda mencatat pangsa sebesar 5,6 persen dari total impor kendaraan CBU nasional yang sebanyak 59.115 unit.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.