Uber Mulai Kurangi Bisnis Taksi, Bergeser ke Sepeda Listrik

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Uber mulai beralih ke penyewaan sepeda listrik. Sumber: drivespark.com

    Uber mulai beralih ke penyewaan sepeda listrik. Sumber: drivespark.com

    TEMPO.CO, California - Uber, perusahaan transportasi kini lebih memfokuskan pada penyewaan sepeda listrik dan skuter daripada taksi. Perusahaan mobilitas yang bermarkas di California telah bermitra dengan Lime Electric, penyedia utama solusi listrik dan otomasi di AS.

    Uber mengklaim bahwa dalam waktu yang tidak terlalu lama, sebagian besar penduduk perkotaan akan beralih ke moda transportasi yang bebas emisi dan menjadi alat perjalanan sehari-hari. Bahkan saat ini, ada peningkatan permintaan untuk skuter listrik, moped dan sepeda motor di kota-kota besar di seluruh dunia.

    Baca: Inilah Motor TVS Dazz yang Akan Dipakai Anterin Pesaing Gojek

    Selain sepeda listrik, perusahaan juga memberikan layanan kendaraan yang biasa kita sebut sebagai scooty atau skuter imut seperti yang dipakai mainan anak. Selain itu, kendaraan roda dua ini akan dikendarai oleh satu orang sama seperti dalam layanan sewa.

    Uber mulai beralih ke penyewaan sepeda listrik. Sumber: drivespark.com

    Financial Times menyatakan bahwa langkah baru dari Uber telah dimulai ketika mengetahui bahwa itu akan mempengaruhi keuntungan mereka saat ini. Namun, perusahaan ini yakin bahwa penyewaan ini membuka lebih banyak peluang bisnis di tahun-tahun mendatang.

    Kepala Uber, Dara Khosrowshahi mengatakan layanan moda transportasi individu lebih cocok untuk perjalanan dalam kota dan juga untuk perjalanan yang lebih singkat namun sering. "Selama jam sibuk, itu sangat tidak efisien untuk satu mobil untuk membawa satu orang melewati 10 blok. Jangka pendek secara finansial, mungkin itu bukan keberhasilan bagi kami, tetapi secara strategi jangka panjang, kami pikir itulah tepatnya yang kami inginkan," katanya.

    Baca: Tak Hanya Naikan Tarif, Gojek Berikan Bonus Tambahan Rp 250 Ribu

    Khosrowshahi juga menegaskan bahwa perusahaan akan menghasilkan lebih sedikit uang melalui sepeda listrik jika dibandingkan dengan naik mobil dalam skala yang sama. Bahkan, perusahaan telah kehilangan US$4,5 miliar tahun lalu. Meskipun pendapatan telah meningkat banyak saat ini, biaya ekspansi ke bidang-bidang baru seperti layanan makanan dan penyewaan sepeda cukup tinggi.

    DRIVESPARK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.