Menjajal Mercedes-Benz di Malaysia, dari E 63 S hingga AMG GT C

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mercedes-AMG GT C 2018. Pahang, Malaysia, 28 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Mercedes-AMG GT C 2018. Pahang, Malaysia, 28 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Tempo mendapatkan kesempatan istimewa menjajal berbagai model mobil impian Mercedes-Benz di Malaysia, 28-29 Agustus 2018. Kegiatan ini dilangsungkan di Pantai Cherating, Pahang, sekitar 300 kilometer sebelah timur Kuala Lumpur.

    Dalam kegiatan dengan tema Mercedes-Benz Dream Cars Media Drive ini disediakan 10 unit mobil eksotis Mercedes-Benz Dream Cars Collection yakni AMG GT C, CLS 450, C 300 Cabriolet, C 43 CKD (2 unit), E 63 Sedan, C 250 Coupe AMG Line, S 560 Cabriolet, GLC 43 CKD. Tempo menjajal beberapa model tertinggi sebagai pengemudi maupun penumpang.

    Beberapa model Mercedes-Benz yang menjadi bagian dari Dream Cars Collection pabrikan asal Jerman saat media test drive di Pantai Cherating, Pahang, Malaysia, 28 Agustus 2018. (Mercedes-Benz Malaysia)

    Wakil Presiden Penjualan dan Pemasaran Mobil Penumpang Mercedes-Benz Malaysia Mark Raine mengatakan bahwa mobil-mobil yang disediakan tersebut dibuat untuk memenuhi impian penggila otomotif.

    Baca: 3 Jam Menikmati Kemewahan Mercedes-Benz S 450 L AMG di Malaysia

    "Dream Cars Collection Mercedes-Benz menawarkan kesenangan maksimal untuk penggemar sejati," kata Mark Raine di sela-sela Dream Cars Media Drive, di The Kasturi, Pulau Cherating, Pahang, Malaysia, 29 Agustus 2018.

    Raine menjelaskan bahwa tiga model terbaru Mercedes-Benz yakni CLS-Class, AMG GT C, dan E-Class Cabriolet baru saja melengkapi keluarga Mercedes-Benz di Malaysia. CLS-Class merupakan coupe empat pintu dengan desain sporty khas Mercedes-Benz.

    Mercedes-Benz C 300 menjadi bagian dari My Dream Cars Collection pabrikan asal Jerman itu di Pantai Cherating, Pahang, Malaysia, 29 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Sementara itu, AMG GT C melengkapi keluarga GT yang sudah lebih dulu diluncurkan yakni GT R dan GT S. GT C merupakan varian yang berada di antara GT R dan GT S. Sedangkan E-Class Cabriolet melengkapi pilihan model yang sebelumnya telah diluncurkan yakni C-Class dan S-Class Cabriolet.

    Ketiga model terbaru tersebut juga diikutsertakan dalam My Dream Cars Media Drive yang diselenggarakan Mercedes-Benz Malaysia. Di hari pertama test drive, Tempo menjadi penumpang CLS 450 dengan perjalanan sekitar 15 menit. Selanjutnya, gantian Tempo mengambil alih kemudi.

    Mercedes-AMG E 63 S di Pantai Cherating, Pahang, Malaysia, 29 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Istimewanya mobil yang Tempo jajal adalah Mercedes-AMG GT C yang harganya di kisaran Rp 5 miliar. Cukup lama Tempo menggeber mobil ini di jalan raya sekitar Pantai Cherating, kira-kira 20 menit perjalanan. Giliran selanjutnya adalah menjadi penumpang C 43 yang sudah dirakit di Malaysia. Tempo menutup hari pertama test drive ini menuju hotel menggunakan GLC 43.

    Baca: Mercedes-AMG GT C Bisa Dipesan, Ini Jadwal Pengirimannya

    Hari kedua Tempo kembali menjajal 4 mobil Mercedes-Benz yang masuk ke dalam Dream Cars Collection yakni E 63 S, GT C, S 560 Cabriolet, dan CLS 450. Istimewanya, Tempo secara bergantian mengemudikan S 560 Cabriolet dan CLS 450 dari Pantai Cherating menuju Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, sekitar 300 kilometer dengan 5 jam mengemudi.

    Mercedes-Benz S 560 Cabriolet dalam kegiatan My Dream Cars Drive di Pantai Cherating, Pahang, Malaysia, 29 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Sayang, karena waktu terbatas Tempo tidak memiliki kesempatan untuk mencicipi model tertinggi, Mercedes-Maybach S 560, yang menjadi tunggangan para aristokrat. 

    Simak ulasan detail per model akan kami sajikan di Tempo.co dan Gooto.com, lengkap dengan video 360 dari dalam kabin mobil.  

    Baca: Mercedes-Benz Ingin Produksi Mobil Listrik di Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Muatan Limbah Beracun Di Markas Tentara

    Delapan markas tentara di Jawa Timur telah menjadi tempat penimbunan bahan berbahaya dan beracun.