Alasan Nissan Indonesia Menghentikan Penjualan Mobil Infiniti

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Infiniti QX50 (netcarshow.com)

    Infiniti QX50 (netcarshow.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Nissan Motor Indonesia menyatakan akan menghentikan sementara penjualan mobil Infiniti setelah tidak lagi melakukan impor kendaraan mewah tersebut. Meski demikian Nissan tetap melayani purnajual bagi pengguna kendaraan Infiniti.

    Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Eiichi Koito mengatakan, NMI saat ini tidak akan menjual produk baru Infiniti. Namun, tidak tertutup kemungkinan di masa yang akan datang, NMI akan kembali memasarkan Infiniti ketika pasar kendaraan mewah lebih berkembang. "Kami sekarang tidak menjual produk baru, tapi tetap melanjutkan layanan purnajual. Kami tidak bisa bicara ke depan, tergantung konsumen," ujarnya belum lama ini.

    Baca: Masuk LCGC, Bos Nissan Sebut Datsun Bukan Mobil Murahan

    Adapun, Infiniti pertama kali diperkenalkan di Tanah Air pada 2011. Infiniti tercatat pernah memiliki satu jaringan dealer yang terletak di daerah Pondok Indah. Namun, saat ini dealer tersebut tidak lagi beroperasi dan telah berganti menjadi merek lain.

    Layanan purnajualn Infiniti masih dilanyani oleh dealer Nissan di dekat lokasi bekas dealer Infiniti. Disinyalir Infiniti kalah bersaing untuk memperebutkan konsumen premium dengan merek premium lainnya seperti BMW dan Lexus mengingat harga Infiniti mayoritas berada di atas Rp 1 miliar.

    Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo mencatat Infiniti terakhir kali diimpor secara utuh (Completely Build Up) dari Inggris pada April 2016. Infiniti yang didatangkan saat itu ialah varian sport utility vehicle (SUV) QX80 5.6 sebanyak 4 unit.

    Simak: Nissan Juke Gen 2 Produksi Massal pada 2019, Desain Lebih Agresif

    Dengan berhentinya penjualan Infiniti, NMI memilih fokus untuk menyegarkan produk Nissan-Datsun dan menggarap serius layanan purnajual dengan meningkatkan jumlah dealer untuk meningkatkan penjualan.

    NMI menargetkan dapat menggandakan jumlah mitra untuk jaringan dealer selama 5 tahun ke depan. Saat ini NMI hanya memiliki enam mitra dealer dengan jumlah sebanyak 105 dealer dan menargetkan 108 dealer hingga akhir tahun fiskal 2018. "Kami sedang berubah, angka bisa berubah, bukan hanya angka [penjualan] besok, tapi jangka panjang. Kami menghadirkan produk baru dari Nissan dan Datsun serta meningkatkan jaringan kami," ujar Koito.

    BISNIS

    Baca: Bos Nissan Asia-Pasifik Sebut Indonesia Pasar Potensial


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.