Sebelum Rilis Nissan Juke Gen 2, Ada Edisi Bose Audio 360 Derajad

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nissan Juke 2018 versi Eropa. Sumber: motor1.com

    Nissan Juke 2018 versi Eropa. Sumber: motor1.com

    TEMPO.CO, JakartaNissan Juke BOSE Personal Edition diracik sebagai versi khusus untuk segmen crossover kompak telah resmi dijual. Model ini mengisi pasar Juke sebelum dirilisnya Juke generasi 2 yang akan mengaspal pada 2019.

    Sesuai dengan namanya, mobil ini memiliki sistem audio Personal BOSE khusus Nissan yang unik. Sistem ini akan memberikan pengalaman audio 360 derajat, melalui proses sinyal digital BOSE dan enam speaker berkinerja tinggi.

    Baca: 
    Nissan Juke Gen 2 Produksi Massal pada 2019, Desain Lebih Agresif
    Performa Toyota C-HR Kalah Jauh dari Nissan Juke Tipe Ini

    Terdapat juga dua perintis speaker BOSE UltraNearfield yang terintegrasi ke sandaran kepala kursi pengemudi. Dilansir dari Newsroom Nissan Europe, Senin 3 September 2018, volume suara dari sistem audio BOSE dapat diatur sesuai keinginan pengemudi, dengan bantuan BOSE PersonalSpace Control, yang diakses melalui sistem hiburan layar sentuh NissanConnect. Audionya pun dapat diatur dengan berbagai pilihan, dari suara yang benar-benar presisi dan fokus di depan, sampai suara yang lebih luas.

    Mobil ini menggunakan velg berukuran 16 inci sebagai standar. Sentuhan terakhir yang disematkan pada mobil ini berupa lencana BOSE Personal yang diletakkan pada pilar-B di antara kedua pintu. Nissan Juke BOSE Personal Edition tersedia dalam 10 pilihan warna eksterior untuk beberapa modelnya.

    Baca: Nissan Juke 2019 Dipermak Hadapi Toyota C-HR: Siap Perang Desain

    Untuk bagian eksterior, seperti tutup spion, garis pada sisi pintu, tutup roda dan bumper, tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Enigma Black, Power Blue dan Energy Orange. Warna-warna Nissan Juke tersebut juga bisa dipilih pelanggan untuk mengubah tampilan pada beberapa bagian interior seperti konsol tengah, sisipan pintu dan juga kursi depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.