Ekspor Toyota Made in Indonesia Capai 1 Juta Unit

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meresmikan pencapaian ekspor kendaraan secara utuh (completely built-up/CBU) milik Toyota yang mencapai 1 juta unit dari berbagai varian di IPC Car Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Rabu 5 September 2018. Sepanjang Januari-Juli tahun ini, TMMIN mengekspor 117.200 unit, naik 1,3% dari periode yang sama tahun lalu. Tempo/Tony Hartawan

    Presiden Joko Widodo meresmikan pencapaian ekspor kendaraan secara utuh (completely built-up/CBU) milik Toyota yang mencapai 1 juta unit dari berbagai varian di IPC Car Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Rabu 5 September 2018. Sepanjang Januari-Juli tahun ini, TMMIN mengekspor 117.200 unit, naik 1,3% dari periode yang sama tahun lalu. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) merayakan pencapaian ekspor kendaraan utuh (completely built-up/CBU) produk Toyota yang mencapai 1 juta unit. Kegiatan yang diadakan di Tanjung Priok Car Terminal, Jakarta Utara, itu dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan sejumlah menteri Kabinet Kerja.

    "Toyota ini investasi juga dan ekspor juga, kena keduanya. Target ekspornya tahun ini juga 217 ribu unit," ujar Jokowi dalam acara tersebut, Rabu, 5 September 2018.

    Baca: TMMIN Menargetkan Ekspor Toyota Fortuner 10.000 Unit

    Menurut Jokowi, intensitas eskpor yang tinggi bisa menambah devisa negara di tengah tekanan ekonomi saat ini. Apalagi, konten lokal pada unit yang diproduksi Toyota berkisar 75-94 persen. "Dari 2015 hingga 2017 pun investasi Toyota sudah mencapai Rp 22,7 triliun. Itu angka besar, saya minta tambah, ujarnya.

    Presiden Joko Widodo meresmikan pencapaian ekspor kendaraan secara utuh (completely built-up/CBU) milik Toyota yang mencapai 1 juta unit dari berbagai varian di IPC Car Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Rabu, 5 September 2018. Tempo/Tony Hartawan

    Volume ekspor kendaraan Toyota mencapai 1 juta unit sejak 1987. Di tahun perdana, TMMIN membawa Toyota Kijang generasi ketiga sebanyak 50 unit per bulan
    ke Brunei Darussalam. Jumlahnya berkembang hingga mencapai 7 ribu unit per tahun.

    Pada 2013 pun, Kijang Innova, Fortuner, Rush, Lite Ace/Town Ace diekspor ke lebih dari 70 negara di Asia Pasifik, Afrika, Amerika Latin, dan Timur Tengah. Volumenya terus melonjak hingga lebih dari 100 ribu unit per tahun. Sementara pada tahun lalu, jumlah CBU Toyota yang diekspor sudah menembus 199 ribu unit.

    Baca: TMMIN Ekspor Toyota Sienta Euro 6 ke Singapura

    "Capaian ini sebagai pemicu semangat untuk meningkatkan performa ekspor untuk membantu peningkatan devisa di ekspor otomotif," kata Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono, dalam keterangan tertulisnya. "Kami harap ekspor dapat ditingkatkan dan diperluas ke negara-negara tujuan baru."

    Menurut Warih, kontribusi angka ekspor terbesar disumbangkan jenis SUV Toyota Fortuner sebanyak 30.900 unit, diikuti Avanza 21.900 unit, Agya 17 ribu unit, Vios 15.800 unit, dan Rush 12.700 unit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.