Rabu, 26 September 2018

BMW S1000RR 2019 Tak Lagi Asimetris, Lebih Garang dari Ducati

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BMW S1000RR 2019 tampil lebih garang. Sumber: motorcycle.com

    BMW S1000RR 2019 tampil lebih garang. Sumber: motorcycle.com

    TEMPO.CO, Beijing - China’s intellectual property office, Kantor yang menangani hak paten di Cina mempublikasikan daftar desain yang mengungkapkan BMW S1000RR 2019. Desain ini diajukan 23 Februari 2018 dengan SIPO Cina, dan bukti dokumen pengajuan hak paten di Jerman pada 23 Agustus 2017.

    Desain baru ini mempertahankan beberapa fitur tanda S1000RR, seperti fairing asimetris dengan pola seperti insang di sisi kanan dan bodi yang terbuka di sebelah kiri. Desain baru juga disematkan dengan lampu sepasang lampu di fairing seperti mata elang. 

    Baca: Jonatan Christie Pecinta Mobil Mewah BMW

    Mesin juga terlihat benar-benar berbeda. Namun, masih tetap mengandalkan empat silinder sejajar dengan empat pipa header yang bergabung menjadi dua. Kemudian knalpot yang besar kemungkinan berisi katalis dengan peredam yang terlihat sedikit lebih kecil daripada yang ada di model 2018. 

    BMW S1000RR 2019 tampil lebih garang. Sumber: motorcycle.com

    Chasis mengalami perbaikan dengan rangka baru. Jika dilihat dari ilustrasi desain, rangka terlihat posisinya agak naik di atas blok mesin, dan berbelok pada sudut yang lebih curam di belakang kepala silinder. Subframe belakang juga menggunakan desain teralis baru dan swingarm juga benar-benar baru bergaya seperti Yamaha YZF R1. 

    Baca: Jet Dimodif Menjadi Limosin, Harganya Tembus Puluhan Miliar

    Layar instrumen BMW S1000RR 2019 menggunakan TFT warna, dan kemungkinan akan menerima sejumlah peningkatan elektronik dengan mengandalkan informasi tampilan digital. BMW diprediksi akan memperkenalkan S1000RR 2019 secara resmi di Intermot pada bulan Oktober atau EICMA pada November 2018.

    MOTORCYCLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.