Grab Luncurkan GrabFresh, Pelanggan Bisa Pesan Kebutuhan Harian

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara GrabBike mengendarai sepeda motornya di Jakarta, Indonesia, 24 Juli 2017. Perusahaan Softbank Jepang dan perusahaan papan atas China Didi Chuxing menuangkan 2 miliar dolar AS ke aplikasi transportasi se-Asia Tenggara . AP/Tatan Syuflana

    Pengendara GrabBike mengendarai sepeda motornya di Jakarta, Indonesia, 24 Juli 2017. Perusahaan Softbank Jepang dan perusahaan papan atas China Didi Chuxing menuangkan 2 miliar dolar AS ke aplikasi transportasi se-Asia Tenggara . AP/Tatan Syuflana

    TEMPO.CO, JakartaGrab berkolaborasi dengan penyedia layanan pengiriman barang belanjaan HappyFresh meluncurkan layanan pengiriman on-demand GrabFresh. Peluncuran GrabFresh ditujukan untuk menyediakan cara yang lebih nyaman dalam berbelanja barang kebutuhan sehari-hari bagi para konsumen di Indonesia.

    "GrabFresh adalah model terbaru Everyday Super App kita untuk mengembangkan loyalitas pengguna dan membangun mikrobisnis lebih baik lagi," ujar Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, dalam temu media di Jakarta, Kamis 6 September 2018.

    Baca: Uber Mulai Kurangi Bisnis Taksi, Bergeser ke Sepeda Listrik

    Kolaborasi Grab bersama Happy Fresh, menurut Ridzki merupakan perwujudan konsep Grab Platform untuk menyediakan layanan sehari-hari. Dengan berkolaborasi bersama Grab, Happy Fresh berharap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi mereka yang telah memiliki aplikasi Grab.

    "Dengan jaringan Grab yang luas, kami yakin layanan Happy Fresh bisa menjangku lebih jauh lagi masyarakat Indonesia," ujar co-founder dan CTO Happy Fresh, Fajar A. Budiprasetyo.

    Berdiri sejak awal 2015, layanan Happy Fresh telah hadir di Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung dan Surabaya. Layanan GrabFresh juga telah menjangkau kota-kota tersebut.

    GrabFresh menawarkan produk berkualitas seperti yang dijanjikan layanan Happy Fresh. Selain itu, layanan tersebut juga dilengkapi personal shopper untuk memilih barang fresh yang dibutuhkan konsumen. "Kami memiliki personal shopper yang telah dibekali pelatihan karena belanja di super market tidak gampang. Karena dalam online groceries, kualitas adalah hal yang paling penting," ujar Fajar.

    Baca: Inilah Motor TVS Dazz yang Akan Dipakai Anterin Pesaing Gojek

    Tidak hanya itu, dengan armada yang dimiliki Grab, barang belanjaan dapat diantar dengan cepat. Namun, konsumen juga dapat menentukan waktu antar barang. Untuk menggunakan layanan ini, pengguna dapat membuka fitur Groceries dalam aplikasi Grab, kemudian memilih super market, dan memilih barang yang ingin dibeli.

    Namun, pengguna harus melakukan pemesanan minimal Rp100 ribu untuk menggunakan layanan ini. Sementara pembayaran, saat ini dapat dilakukan dengan cash, kredit dan debit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ratusan Ribu Orang Mengalami Gangguan Pernafasan Akibat Karhutla

    Sepanjang 2019, Karhutla yang terjadi di sejumlah provinsi di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung bisa dipadamkan. Ratusan ribu jiwa jadi korban.