Kamis, 22 November 2018

Tips Mengemudi Mobil Saat Malam Hari Agar Aman dan Nyaman

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi eksekutif muda mengendarai mobil. shutterstock.com

    Ilustrasi eksekutif muda mengendarai mobil. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menyetir mobil jarak jauh pada malam hari tidak hanya melelahkan, tetapi juga kadang menyebalkan. Kondisi fisik seseorang yang relatif lebih cepat lelah pada malam hari juga sangat berpengaruh. Dibawah ini adalah beberapa hal yang bisa membuat menyetir jarak jauh di malam hari menjadi lebih aman dan nyaman.

    1. Kalibrasi tinggi - rendahnya lampu mobil anda
    Pada beberapa mobil, khususnya keluaran baru, lampu utama mobil kadang menyorot ke arah yang tidak sama atau lebih rendah dari yang dibutuhkan. Untuk mengatasinya, bisa melalui beberapa percobaan yang bisa Anda lakukan sendiri, berdasarkan petunjuk manual mobil. Namun, tetap pastikan arah baru sinar lampu tersebut tidak mengganggu lalu lintas di depan.

    Baca: Alasan Ban Baru Keluar dari Pabrik Tak Boleh Langsung Dipakai

    2. Bersihkan kaca depan dengan koran bekas
    Ini adalah sebuah trik untuk mengurangi silau dari kaca mobil. Fungsinya, menghilangkan residu dari kaca yang mengkilat akibat dipolish saat siang hari. Cara ini juga bisa menghilangkan waterspot yang menempel pada kaca mobil anda.

    Namun, sebelumnya basahi dulu permukaan kaca mobil anda. Bersihkan ke arah yang beraturan agar kotoran lebih mudah terangkat dan tidak akan meninggalkan bekas di sekeliling kaca. Kalau sudah, semprot lagi menggunakan larutan pembersih dan lap sampai kering. Kaca anda kembali bening.

    3. Nyalakan fog lamp atau lampu kabut
    Seperti namanya, fungsi lampu ini adalah menolong pengemudi melihat menembus kabut. Lampu kabut juga ternyata dapat membantu penerangan jalan meski jalanan dalam keadaan tak berkabut, karena pancaran lampunya menyebar lebih luas dibanding lampu biasa.

    4. Bersihkan dan nyalakan spion Auto dimming
    Kaca spion yang kotor merefleksikan sinar lampu dari mobil di belakang Anda secara lebih lebar dan menyebar sehingga menimbulkan silau pada mata. Jangan lupa untuk mengaktifkan fitur 'Auto Dim' setting pada rear view mirror mobil untuk mengurangi silau berlebih.

    Baca: Ban Mobil Cadangan Harus Siap Saat Darurat, Begini Merawatnya

    Fitur ini merupakan fitur standard mobil-mobil eropa dan sangat berguna ketika berkendara malam hari. Cara kerjanya, saat mobil di belakang anda menyalakan 'lampu dim' atau lampu tinggi, maka secara otomatis kaca spion auto-dimming akan mereduksi sinar tersebut sehingga tidak memantul ke mata anda.

    Akan berbahaya apabila mata anda terkena silaunya pantulan cahaya dari lampu kendaraan belakang, karena pada momen tersebut, mata anda mengalami blind selama 1.4 detik. Artinya mobil anda melaju tanpa kendali selama 34 meter, bisa berbahaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.