Selasa, 25 September 2018

Menjajal Go-Viet, Ojek Online di Vietnam

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konvoi pengemudi Go-Jek versi Vietnam yaitu Go-Viet mengelilingi kota Hanoi, Rabu pagi, 12 September 2018. TEMPO/Khairul Anam

    Konvoi pengemudi Go-Jek versi Vietnam yaitu Go-Viet mengelilingi kota Hanoi, Rabu pagi, 12 September 2018. TEMPO/Khairul Anam

    TEMPO.CO, Jakarta - Belasan pengemudi sepeda motor mengenakan jaket merah beserta helm cetok berwarna senada dan bertuliskan Go-Viet menanti calon penumpang di depan salah satu hotel kawasan Hanoi, Vietnam, Rabu pagi. Mereka adalah armada ojek online.

    Baca juga: Presiden Jokowi Saksikan Peresmian Go-Viet

    Melalui aplikasi Go-Viet, calon penumpang bisa memesan kendaraan roda dua berbasis daring yang merupakan perpanjangan tangan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Go-Jek) bersama warga lokal itu.

    Aplikasi ini harus diunduh dulu di Play Store dan App Store kendati sudah memiliki aplikasi Go-Jek di Tanah Air. Berbeda dengan aplikasi Go-Jek yang bernuansa warna hijau, Go-Viet didominasi warna merah, sama seperti seragam para pengemudinya.

    Selain itu, baru ada dua jasa yang bisa dimanfaatkan, yakni Go-Bike (untuk memesan moda sepeda motor) dan Go-Send (jasa pengiriman barang). Promosi-promosi dalam bahasa Vietnam juga terpampang di laman utama.

    Sama seperti cara memesan melalui Go-Jek, calon penumpang tinggal memasukkan lokasi yang ingin dituju dan titik penjemputan. Lokasi yang saat ini ingin dituju adalah salah satu kawasan pusat kota Hanoi, 25 Thong dengan titik penjemputan di 44B Ly Thuong Kiet Street. Jarak tempuhnya sekitar 1,4 km dengan tarif 10.000 Dong Vietnam (sekitar Rp 6.300).

    Sensasi berkendara bersama Go-Viet kurang lebih sama seperti saat menggunakan ojek  di Tanah Air. Motor bisa menyelip di sana-sini, membelah padatnya jalanan Hanoi. Kecepatan berkendara rata-rata sekitar 20-30 km/jam, karena memang kondisi jalanan saat itu sekitar pukul 9.00 waktu Hanoi relatif padat. Suasana kota Hanoi yang sibuk dengan hiruk pikuk warganya juga sekilas tersaji.

    Sama seperti di Indonesia, di Vietnam juga bisa ditemukan pengemudi Go-Viet wanita dan Huong, 44 tahun, salah satunya. Dia mengaku baru-baru ini bergabung dengan Go-Viet. "Ya, saya baru bergabung. Kami bagian dari Go-Jek," kata dia yang kala itu berkendara sembari mengenakan sepatu bertumit tinggi.

    Ojek sudah menjadi keseharian warga kota besar di Vietnam. Angkutan umum sepeda motor ini dikenal warga Vietnam dengan sebutan xe om. 

    25 Ribu Mitra


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.