Kamis, 13 Desember 2018

Geram Jokowi Dibully Soal Esemka, Sukiyat: Buat Mobil Tak Gampang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inisiator mobil Esemka Sukiyat tengah dirawat di RS Bethesda karena kumat Asam Lambungnya. 14 September 2018. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Inisiator mobil Esemka Sukiyat tengah dirawat di RS Bethesda karena kumat Asam Lambungnya. 14 September 2018. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Inisiator mobil Esemka, Sukiyat, 63, mengaku ikut geram ketika Presiden Jokowi seringkali dicemooh sejumlah pihak terkait keberadaan mobil Esemka. Sukiyat menuturkan, untuk membuat dan memproduksi mobil butuh banyak tahapan dan ada proses jatuh bangun. Produksi tentu juga perlu melihat peluang atau momentum pasar sehingga hasilnya tak sia-sia.

    Baca: Jokowi Kaget Saat Jenguk Inisiator Mobil Esemka di Rumah Sakit

    "Esemka itu kan sudah lewat momentumnya, sekarang (proyek) lanjutannya dari Esemka yang nyata ya mobil Mahesa ini, yang Januari 2019 sudah diproduksi massal dan diekspor juga ke Bangladesh," ujar Sukiyat usai dijenguk Presiden Jokowi di RS Bethesda, Jumat 14 September 2018.

    Mahesa memiliki nama resmi Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) dan sempat mejeng di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS 2018). Mobil ini mulai Januari 2019 akan diproduksi sebanyak 25 ribu unit oleh PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI), perusahaan yang didirikan Sukiyat. Sukiyat menjabat sebagai presiden komisaris di perusahaan yang join dengan PT. Astra International Tbk itu.

    Baca: Kelanjutan Mobil Esemka Dipertanyakan, Inilah Jawaban Sukiyat

    Mobil AMMdes di GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Sukiyat menuturkan, kelahiran Mahesa juga mengalami proses hampir sama dengan Esemka. Harus melalui berbagai ujicoba dan prototype, sebelum akhirnya dipatenkan untuk dilepas ke pasar. Ada tiga kali prototype sebelum akhirnya Mahesa resmi diproduksi. "Jadi bikin mobil itu enggak kayak bikin anak," ujarnya.

    Saat dijenguk Jokowi itu, bukan presiden yang malah prihatin. Melainkan Sukiyat yang kasihan kepada Jokowi karena sering dihujat dan caci jika dikaitkan Esemka. "Makanya saya sangat total dan serius merampungkan mobil Mahesa ini, dan Pak Jokowi tak ikut campur," ujarnya.

    Baca: Foday Ramai Dikaitkan dengan Mobil Esemka, Simak Sejarahnya

    Sukiyat menuturkan, Mahesa ini diproyeksi untuk menyasar pasar masyarakat pedesaan. Dibanderol dengan harga dasar Rp 70 juta. Mahesa ini bisa dipasangi sejumlah alat pertanian sesuai kebutuhan dengan harga bervariasi. "Harapan saya mobil ini bisa meningkatkan produktivitas masyarakat di desa dan menekan urbanisasi," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers End Game, Para Jagoan yang Selamat Menuju Laga Akhir

    Sejumlah jagoan yang selamat dari pemusnahan Thanos di Infinity War akan berlaga di pertarungan akhir di Avengers Infinity War.