Dolar Masih Kuat, Nissan dan Datsun Belum Naikkan Harga Mobil

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • New Nissan Terra dalam acara Eksibisi dan test drive yang berlangsung di Plaza Senayan pada 21 hingga 23 September 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    New Nissan Terra dalam acara Eksibisi dan test drive yang berlangsung di Plaza Senayan pada 21 hingga 23 September 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, JakartaNissan dan Datsun tidak akan menaikkan harga jual kendaraannya kendati terjadi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar dalam beberapa waktu belakangan ini.

    Head of Product Communications PT Nissan Motor Indonesia (NMI) yang juga menaungi merek Datsun, Hana Maharani, mengatakan pihaknya belum merasa perlu untuk menaikkan harga jual kendaraan di Indonesia, kendati ia mengakui bahwa dinamika nilai tukar mata uang memang mempengaruhi harga.

    Baca: SPK Nissan Terra Telah Capai Lebih dari 200 Unit Sejak GIIAS 2018

    "Nanti kami lihat lagi. Kalau sekarang ini belum ada kenaikan harga," kata Hana Maharani seusai temu media dalam eksebisi Nissan Terra di Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat.

    Hana belum bisa memastikan sampai kapan Nissan dan Datsun akan bertahan untuk tidak menaikkan harga. Selain itu, Nissan juga belum mengumumkan harga lengkap produk terbaru, Nissan Terra, yang diluncurkan di Indonesia pada Agustus 2018.

    Hana mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS merupakan salah satu pertimbangan dalam menentukan harga kendaraan. Kendati demikian, ia memastikan bahwa faktor itu bukanlah penyebab pihak Nissan belum mengumumkan harga resmi Terra. "Soal harga kan kami memperhitungkan banyak hal, termasuk currency," katanya.

    Simak: Oktober 2018, Nissan Terra Akan Hadir di Medan dan Bandung

    Dian memastikan bahwa harga Terra akan diumumkan pada kuartal ketiga tahun fiskal 2018. Nissan Terra merupakan SUV berukuran bongsor yang diimpor utuh (completely built-up/CBU) dari Thailand yang diperkenalkan di Indonesia dengan harga sementara (pre-booking) Rp460 juta.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.