Inilah Suzuki Hayabusa Pencetak Rekor Topspeed Bertenaga 1000 HP

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Hayabusa pencetak rekor kecepatan. sumber; visordown.com

    Suzuki Hayabusa pencetak rekor kecepatan. sumber; visordown.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tampilan Suzuki Hayabusa ini hanya hitam legam masih sama dengan bawaan pabrik masih ada tulisan hayabusa dalam huruf kanji. Namun tidak ada menyangka motor berkapasitas 1.300 cc ini memiliki tenaga hingga 1.000 daya kuda.

    Baca: Suzuki Hayabusa 2019 Dikabarkan Pakai Transmisi Semi Otomatis

    Motor racikan salah satu pabrikan Jepang ini hanya terlihat menggunakan knalpot racing. Namun ajang uji kecepatan atau trek lurus di di Elvington di Yorkshire, motor ini ditangan pembalap Phil Wood mampu mencetak kecepatan 272 mil per jam atau 437 kilometer per jam. Menurut Phil Wood, hampir sebagian besar part bawaan yang dikustom dan masih legal di jalanan.

    Suzuki Hayabusa pencetak rekor kecepatan. sumber; visordown.com

    Sepeda motor ini bertenaga 670 bhp namun dengan penggunaan turbocharged mampu mendongkrak tenaga hingga 1.000bhp. Dorongan itu tetap terkendali dalam traksi dan ridability. Mesin ini telah mengalami pembesaran kapasitas dengan setup drag race 1.547cc, dengan knalpot racing, dan kontroler pengendali variabel. Dalam beberapa percobaan kecepatan tertinggi yang diraih adalah 271.8mph.

    Baca: Bajaj Pulsar 180 Dimodif Hingga Nyaris Mirip Suzuki Hayabusa

    "Terima kasih banyak kepada Sean karena telah memberi saya kesempatan untuk membalap dengan motor ini," kata Phil. "Saya cukup senang dengan bagaimana motor ini dipakai membalap. Kami sekarang memiliki lebih banyak data untuk bekerja untuk dikembangkan selama musim dingin. Tahun ini bisa mencapai kecepatan tertinggi untuk motor. Kita tunggu 2019."

    VISOR DOWN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.