5 Tips Bermain Sepeda Motor Trail bagi yang Bertubuh Pendek

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Motor Trail

    Ilustrasi Motor Trail

    TEMPO.CO, Jakarta - Tinggi badan yang kurang bagi sebagian orang menyulitkan berkendara terutama pada motor offroad atau enduro. Rata-rata motor dengan model trail memiliki ground clearance lebih dari 800 milimeter dengan tinggi badan 160 centimeter tentu akan menyulitkan.

    Baca: Benelli Punya Senjata Baru di Medan Offroad Lewat Leoncino Trail

    Apalagi motor-motor enduro dengan kapasitas lebih dari 400cc memiliki bobot yang tidak ringan. Misalnya, Royal Enfield Himalayan memiliki bobot hingga 194 kilogram dengan ground clearance 800 mm. Apalagi saat main di jalur offroad memiliki medan yang sulit belum lagi dengan resiko motor jatuh lebih tinggi dibandingkan di jalan aspal.

    Salah satu pakar training enduro, Megs Braap seperti dikutip Visordown.com berbagi tips bermain motor offroad bagi mereka yang memiliki tinggi badan terbatas. Ia mengungkapkan jangan sampai kekurangan tersebut menghambat hobi dan kreatifitas. Ada 5 trik yang diberikan yaitu:

    1. Menjaga keseimbangan.
    Keseimbangan menjadi salah satu poin penting saat bermain enduro atau trail. Salah satu cara berlatih keseimbangan dengan memacu motor dengan kecepatan rendah. Kemudian menjaga keseimbangan statis.

    2. Selalu mengawasi lingkungan untuk mancari sandaran kaki
    Dengan medan yang sulit atau berat, tentukan tempat-tempat berhenti yang aman. Hal ini perlu dilakukan karena saat bermain enduro menguras tenaga sehingga perlu istirahat.

    3. Gunakan kaki saat menyangga berat motor
    Saat motor terjatuh atau berhenti gunakan kaki untuk menerima beban atau bobot motor. Jangan sekali-kali saat mendirikan motor menggunakan tubuh bagian atas. Alasannya, kaki lebih kuat dibandingkan lengan atau tubuh bagian atas lainnya. Jika salah mengantisipasi ada kemungkinan lengan keseleo.

    Baca: Royal Enfield Interceptor 650 Torsi Mantap, Mesin Minim Getaran

    4. Saat motor berhenti gunakan teknik kaki menggantung
    Saat posisi motor berhenti atau ketika akan mengendarai motor gunakan teknik kaki menggantung. Dengan posisi ini, kaki menapak sempurna ke tanah sehingga motor tersangga dengan baik. Ketika akan berkendara tinggal gas dan segera menggeser bokong sehingga posisi berkendara lebih nyaman.

    5. Percaya diri
    Dalam berlatih sangat penting kepercayaan diri, tanpa itu semua kemungkinan gagal di tengah jalan akan sangat tinggi. Dengan kepecayaan diri semua masalah akan lebih mudah dan ringan. Megs mengatakan, "Jangan biarkan ukuran tubuh Anda, atau ukuran sepeda motor menghalangi Anda menjadi pengendara yang lebih baik."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.