Jumat, 19 Oktober 2018

Pengelasan di Ninja H2 SX Bermasalah, Kawasaki Tarik Produknya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawasaki Ninja H2 SX SE. Sumber: motorcycle.com

    Kawasaki Ninja H2 SX SE. Sumber: motorcycle.com

    TEMPO.CO, Washington - Kawasaki melakukan penarikan atau recall terhadap Kawasaki Ninja H2 SX SE 2018 karena risiko centerstand atau standar tengah bergeser dan berpotensi menyentuh tanah saat berkendara. Penarikan dilakukan pada model SE, yang hadir dengan standar tengah, serta tambahan kit untuk Ninja H2 SX non-SE. Langkah penarikan dilakukan untuk 385 unit sepeda motor dan perangkat tambahan di Amerika Serikat.

    Baca: Makin Sangar, Tenaga Kawasaki Ninja H2 2019 Naik 31 HP

    Menurut dokumen yang dirilis oleh National Highway Traffic Safety Administration, pin c dapat bergeser atau lepas dari sisi kiri standar tengah karena pengelasan yang tidak tepat. Pin yang bergeser dapat menyebabkan per pada standar tengah jatuh. Tanpa per tersebut, centerstand mungkin tidak bisa ditarik dan dapat menyeret tanah saat berkendara yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

    Masalah standar pada Kawasaki Ninja H2 SX SE. Sumber: motorcycle.com

    Kasus ini pertama kali ditemukan di Jepang pada April 2018, dengan laporan pin pemasangan centerstand yang putus. Insiden kedua, juga dari konsumen di Jepang, dilaporkan pada bulan Juni. Laporan pertama dari luar Jepang datang pada bulan Juli, dari Eropa. Belakangan investigasi Kawasaki menemukan kesalahan disebabkan oleh peleburan hidrogen. Pada bulan Agustus, Kawasaki memutuskan bahwa kasus ini disebabkan oleh pengelasan yang tidak tepat.

    Baca: Video Kawasaki Ninja H2R Kalahkan Mobil F1 dan Pesawat F-16

    Dealer Kawasaki akan mengganti braket centerstand kiri pada sepeda motor dan menarik perangkat tambahan tersebut.

    MOTORCYCLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.