WSSP300 Prancis: Galang Hendra Posisi 7 Latihan Bebas

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Galang Hendra Pratama (Yamaha)

    Galang Hendra Pratama (Yamaha)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap muda Indonesia Galang Hendra Pratama berhasil menempati posisi ke-7 tercepat pada sesi latihan bebas (free practice 1 dan 2) World Super Sport 300 (WSSP300) yang digelar Jumat di Sirkuit Magny-Cours, Prancis, 28 September 2018.

    Pembalap asal Yogyakarta yang berusia 19 tahun yang memacu Yamaha YZF-R3 ini sukses memasuki sesi Superpole 2 (SP2). Hal ini dikarenakan Galang Hendra berada di posisi ke-9 dari hasil kombinasi FP1 dan FP2. Penajaman waktu terus dilakukan di trek yang memiliki panjang 4,4 kilometer.

    Baca: Begini Persiapan Galang Hendra untuk Raih Target 3 Besar WSSP300

    Saat di FP2, Galang Hendra ada di urutan ke-7, mencatat waktu 1 menit 55,354 detik. Saat FP1 sebelumnya 1 menit 56,515 detik. Alhasil, ada peningkatan waktu yang signifikan sebesar 1,161 detik. Prestasi ini langsung membawa Galang menuju Superpole 2 (SP2) di babak kualifikasi.

    Galang Hendra mengatakan saat di FP1 dirinya mendapatkan kendala berupa quick-shifter namun sudah ditemukan solusinya. Di FP1, mendapat posisi 17 karena jalan sendiri untuk menemukan data namun sisi positifnya dapat mencatat 1 menit 56,515 detik.

    “Di FP2, saya jalan di belakang dan cari setting suspensi. Dapat set-upnya di menit-menit terakhir dan bisa memangkas waktu dari FP1 1,161 detik," kata Galang Hendra yang memasang target dapat menembus klasemen akhir 3 besar.

    Baca: WSSP300 Portimao: Galang Hendra Start dari Posisi Ke-15

    Saat ini Galang Hendra ada di posisi ke-7 klasemen sementara, memiliki selisih 20 poin dengan urutan ke-3. Adapun sesi Superpole 2 (SP2) sebagai penentuan starting grid atau posisi start akan dilaksanakan pada Sabtu Siang ini (29 September) pukul 11:55 waktu Prancis atau sekitar jam 16:55 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.