Tsunami Palu, Ini Kerusakan Mobil Akibat Terendam Air Laut

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sedikit demi sedikit ombak laut menarik mobil tersebut ke arah laut.  Phil Ravenshea, berhasil mendokumentasikan kejadian aneh tersebut, saat ia tengah berolahraga air. Dailymail

    Sedikit demi sedikit ombak laut menarik mobil tersebut ke arah laut. Phil Ravenshea, berhasil mendokumentasikan kejadian aneh tersebut, saat ia tengah berolahraga air. Dailymail

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak hanya menelan korban jiwa, namun gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat, 28 September 2018 juga melahap kendaraan seperti mobil yang ikut terseret arus. Lalu apa saja kerusakan yang dialami mobil ketika terendam air laut?

    Kepala Mekanik Gn Auto Service, Suherlan mengatakan bahwa kerusakan mobil yang dialami ketika terendam air laut ada tiga macam, pertama kelistrikan, kedua interior, dan ketiga mesin. Kalau dari kelistrikan harus ganti Electric Control Unit (ECU) karena segala sensor elektronik ini ketika terendam air, apalagi air laut yang memiliki sifat korosif karena ada unsur garam pasti akan mati total.

    Baca: Gempa Palu dan Tsunami Telan Korban Dua Karyawan Nissan

    ECU pada mobil adalah sistem pengontrol yang terdapat pada mobil berisi rangkaian elektronika dan software yang bertugas membaca sensor-sensor pada mesin kemudian memerintahkan aktuator untuk bekerja. Berbagai kontrol mesin dan keamanan mobil biasanya ada di dalam ECU atau Engine Control Module (ECM) ini.

    “Dari interior juga harus di bongkar semua seperti jok diganti, air conditioner (AC) juga pasti mati. Belum lagi mesin yang harus dikuras total dan dilakukan turun mesin, kerusakan part biasanya ring seher dan plat kopling yang menempel sehingga tidak berfungsi karena karat terkena air laut,” ujarnya kepada Tempo di Cibubur pada Senin, 1 Oktober 2018.

    Ia menambahkan, bagian eksterior juga bisa rusak parah apabila terseret arus karena menabrak benda apa saja. Berbeda ketika mobil hanya terendam, tentunya bagian eksterior tidak mengalami masalah.

    Baca: Penantang Yamaha Xmax Buatan Kawasaki Bersolek Lebih Sporty

    Menurut dia mobil yang terendam air laut masih bisa di perbaiki tergantung kerusakannya, namun untuk bagian kaki-kaki menurut Suherlan tidak perlu diganti karena bagian ini sudah biasa terkena air.

    Untuk biaya memperbaiki mobil yang terendam air ini menurut Suherlan tergantung dari kerusakan, tapi ia memperkirakan dibanderol sekitar Rp 50 juta. “Tidak senilai harga mobil baru jika ingin diperbaiki, tapi tetap melihat separah apa kerusakannya,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.