Kamis, 18 Oktober 2018

Kustomfest 2018 Hanya Pilih 130 Custom Bike Terbaik

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Lulut Wahyudi, Direktur Kustomfest 2018. Tempo/Pribadi Wicaksoni

    Lulut Wahyudi, Direktur Kustomfest 2018. Tempo/Pribadi Wicaksoni

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ajang adu konsep modifikasi otomotif Kustomfest 2018 segera digelar di Gedung Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, 6 - 7 Oktober 2018.

    Direktur Kustomfest 2018, Lulut Wahyudi, menuturkan dalam perhelatan yang sudah memasuki tahun ke-7 ini pihaknya terus meningkatkan standarisasi bagi para builder custom bike agar menampilkan karya yang lebih inovatif dan baru.

    “Kami terus tingkatkan standarnya agar custom bike yang bisa dipamerkan benar-benar berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, “ ujar Lulut Selasa 2 Oktober 2018.

    Lulut menuturkan, perhelatan kali ini total ada 130 custom bike dari berbagai builder di seluruh penjuru tanah air. Sejak seleksi digelar dari tahun lalu, ada sekitar 160 an builder yang tersingkir karyanya karena tak lolos dalam kriteria penilaian panitia.

    Baca: Kustomfest 2018: Pesawat Bersejarah Ikut Dikustom 

    Ratusan motor yang berhasil lolos kemudian dipecah menjadi beberapa kategori seperti cafe racers, baggers, choppers, dan lain-lain.  Sebelum pertunjukan, masing-masing peserta harus menunjukkan kemampuan motor mereka bagaimana berfungsi seharusnya. Setiap pembuat diminta untuk memulai motor mereka, melakukan manuver start / stop dan juga mengendari dengan trek angka delapan.

    Lulut menambahkan, jika dalam perhelatan Kustomfest tahun pertama dulu motor yang dimodifikasi asal berbeda dengan lainnya masih bisa masuk event, namun hal itu tak berlaku lagi.

    “Jadi bikin motor custom bagus belum tentu bisa tampil dalam Kustomfest, masih banyak kriteria lainnya yang mesti dilewati,” ujarnya.

    Baca: Harley-Davidson Model Trike Ini Jadi Lucky Draw Kustomfest 2017

    Salah satu kriteria dalam Kustomfest kali ini misalnya melihat kapasitas mesin motor yang diikutsertakan yakni 250 cc ke atas dan 250 cc ke bawah. Alasannya agar masing-masing peserta berkarya dengan lebih fair karena berkontes di kelas yang sama sesuai aliran custom yang dianut.

    Meski diakui Lulut dalam kegiatan ini ada juga kategori kelas free for all yang membebaskan seluruh peserta berkarya dengan motor tanpa melihat kapasitas mesinnya. Kategori ini dikhususkan untuk para builder yang memang telah memoles motornya dari nol hingga akhir seperti membangun mesin, rangka, sistem penggerak, dan lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.