Kamis, 18 Oktober 2018

Kustomfest Jadi Ajang Seleksi Yokohama Hot Rod Custom Jepang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung mengamati kendaraan bermotor penuh modifikasi yang turut memeriahkan gelaran KUSTOMFEST 2016 di Jogja Expo Center Hall, Yogyakarta, 9 Oktober 2016. Gelaran KOSTUMFEST kelima tahun menghadirkan Lucky Draw bertajuk Kebo Bule motif Cirebon karya Retro Classic Cycles. TEMPO/Pius Erlangga

    Pengunjung mengamati kendaraan bermotor penuh modifikasi yang turut memeriahkan gelaran KUSTOMFEST 2016 di Jogja Expo Center Hall, Yogyakarta, 9 Oktober 2016. Gelaran KOSTUMFEST kelima tahun menghadirkan Lucky Draw bertajuk Kebo Bule motif Cirebon karya Retro Classic Cycles. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pameran kustom terbesar di Indonesia, Kustomfest 2018 bakal kembali digelar tanggal 6 - 7 Oktober di Yogyakarta. Sebanyak 130 custom bike terpilih bakal dipamerkan  dalam ajang yang dipusatkan di Gedung Jogja Expo Center (JEC) itu. Pecinta custom dari berbagai penjuru dunia seperti Mexico, Malaysia, Jepang, dan sejumlah negara Eropa juga bakal hadir dalam event itu.

    Namun tak kalah penting, lewat program Indonesia Attack yang jadi bagian perhelatan Kustomfest 2018 itu, bakal menjadi tahap seleksi bagi karya-karya  builder Indonesia untuk mengikuti ajang bergengsi modifikasi tingkat international 27th Yokohama Hot Rod Custom Show, di Pacifico, Yokohama Jepang akhir tahun ini.

    Baca: Tamu Kustomfest 2018: Tukang Kenteng Sampai Pemodif Hot Wheels

    “Bos Yokohama Hot Rod Custom Show akan datang langsung ke event Kustomfest 2018 ini untuk memilih langsung motor-motor yang menurutnya masuk kriteria untuk dilombakan di Jepang bersama ratusan builder dunia,” ujar direktur Kustomfest 2018, Lulut Wahyudi ditemui Tempo Selasa 2 Oktober 2018.

    Lulut menuturkan, pasca karya custom Indonesia berhasil menyabet dua penghargaan di ajang Yokohama Hot Rod Custom Show 2017 lalu, jumlah slot untuk karya Indonesia di ajang itu tahun 2018 ditambah dua slot.

    “Kalau tahun 2018 dari Indonesia hanya diberi jatah 8 slot atau motor kustom yang bisa ikut, maka tahun 2018 ini Indonesia dapat jatah 10 slot atau motor yang bisa ikut,” ujar Lulut yang juga pemilik bengkel custom Retro Classic Cycles Yogyakarta itu.

    Dalam event Yokohama Hot Rod Custom Show tahun 2017 silam, dari delapan motor custom dari berbagai builder Indonesia berhasil membuat geger dunia karena dua diantaranya berhasil menyabet penghargaan. Penghargaan itu diraih Puspa Kediri Custom dengan motor Paing Saddewa dan Queenlekha Choppers (Yogyakarta) melalui motor Dirty Majesty. Motor berbasis  Honda CBR 250RR garapan Puspa Kediri Custom meraih award dari Chopper Journal sebagai motor terbaik dan H-D Sportster karya Queenlekha Choppers merebut penghargaan dari FKC - Free Custom Cycles Mooneyes Spanyol.

    Baca: Kustomfest 2018: Pesawat Bersejarah Ikut Dikustom 

    Menurut Lulut, dengan adanya tambahan slot bagi custom bike asal Indonesia di Yokohama Hot Rod Custom Show 2018 menjadi cambuk untuk menampilkan karya yang mengharumkan nama bangsa kembali di mata dunia.

    Saat ini sudah ada 20 motor peserta Kustomfest 2018 yang diproyeksikan bisa ikut dalam event Yokohama Hot Rod Custom Show. “Kami sendiri tak ingin terbebani dengan mamasang target harus juara dalam event di Yokohama itu, yang penting mendorong builder menampilkan yang terbaik saja,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.