Senin, 10 Desember 2018

Kustomfest 2018 Tak Diikuti Peserta Mancanegara, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan kendaraan modifikasi memeriahkan gelaran KUSTOMFEST 2016 di Jogja Expo Center Hall, Yogyakarta, 9 Oktober 2016. Penyelenggaraan tahun kelima mengambil tema besar REBORN LEGEND. TEMPO/Pius Erlangga

    Ratusan kendaraan modifikasi memeriahkan gelaran KUSTOMFEST 2016 di Jogja Expo Center Hall, Yogyakarta, 9 Oktober 2016. Penyelenggaraan tahun kelima mengambil tema besar REBORN LEGEND. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ajang adu konsep modifikasi otomotif Kustomfest 2018 segera digelar di Gedung Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta, 6 - 7 Oktober 2018.

    Namun, dari 130 custom bike terpilih yang mejeng dalam perhelatan itu tak ada peserta atau builder dari mancanegara.

    "Sebenarnya builder dari mancanagara berminat sekali ikut, khususnya dari Malaysia, mereka berambisi sekali ikut serta tapi akhirnya tak jadi," kata Direktur Kustomfest 2018, Lulut Wahyudi, saat ditemui Tempo Selasa 2 Oktober 2018.

    Alasannya para builder mancanegara itu batal ikut karena masih sulitnya ketika harus membawa masuk motor-motor hasil kustom mereka ke Indonesia. Ada sejumlah prosedur panjang dan biayanya tak murah.

    Baca: Kustomfest 2018 Hanya Pilih 130 Custom Bike Terbaik

    "Akhirnya para builder dari mancanegara itu menyatakan hanya akan datang sebagai penonton dan silaturahmi dengan builder Indonesia," ujar Lulut. Para komunitas builder mancanegara yang menyatakan akan datang antara lain dari Mexico, Jerman, Jepang, Australia, Amerika dan ada pula asal Timur Tengah.

    Lulut menuturkan dalam ajang Kustomfest 2018, lebih condong seperti sekolah kustom bagi para pecinta custom bike. Sebab isi event selama dua hari itu bukan sekedar pameran motor motor modifikasi karya berbagai komunitas builder namun ada juga sesi diskusi dengan para ahli custom dunia.

    Baca: Kustomfest Jadi Ajang Seleksi Yokohama Hot Rod Custom Jepang

    Salah satu tamu penting yang bakal hadir dan memberi semacam tutorial gratis bagi pecinta custom yakni builder kondang Cristian Sosa, pemilik Sosa Metalworks yang berbasis di Nevada Amerika Serikat. Builder ini berulangkali diajak kerjasama pabrikan otomotif terkemuka seperti BMW Motorrad juga Yamaha untuk membangun sebuah konsep motor beraliran tertentu.

    "Kustomfest 2018 ini proyeksi kami juga menjadi semacam laboratorium dan sekolah pecinta kustom, mereka datang tak cuma nonton tapi juga belajar dari ahlinya," ujarnya.

    Lulut berkeyakinan, dunia custom pun jika ditekuni benar akan menjadi hobi yang mendatangkan sumber penghasilan menjanjikan khususnya bagi generasi muda. Semangat ini yang hendak ditularkan melalui Kustomfest 2018 melalui sejumlah ahli custom yang telah sukses dan go international. Salah satu bukti kecilnya dengan makin banyaknya perusahaan perusahaan bidang otomotif yang bersedia mendukung penyelenggaraan berbagai ajang custom saat ini.

    "Dan Indonesia punya banyak potensi custom yang bisa dikembangkan lebih optimal," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Berupaya Mencegah Sampah Plastik Hanyut ke Laut

    Pada 2010, Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik nomor dua di dunia. Ada 1,29 juta ton sampah plastik hanyut ke laut.