Topcoat Kembangkan Waralaba Coating Mobil, Ini Syarat Buka Gerai

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Bugatti Veyron milik Simon Cowell dihiasi velg berwarna perak dan cat hitam yang mengkilap hingga memamntulkan objek di sekitarnya. Dailymail.co.uk

    Mobil Bugatti Veyron milik Simon Cowell dihiasi velg berwarna perak dan cat hitam yang mengkilap hingga memamntulkan objek di sekitarnya. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Makko Group melalui merek Topcoat mengembangkan bisnis poles bodi mobil "coating" dan "auto-detailing" dengan makin ramainya tren dan meningkatnya penjualan kendaraan roda empat. Menyambut perkembangan bisnis itu, Topcoat membuka peluang kepada investor yang ingin memanfaatkan pertumbuhan mobil di Indonesia melalui bisnis waralaba coating dan auto-detailing.

    "Industri otomotif di bidang auto-detailing itu sangat seksi apalagi kalau kita lihat potensinya juga sangat besar. Selain itu pertumbuhannya juga sangat luar biasa," kata Presiden Direktur Topcoat Indonesia, Christopher Sebastian, dalam keterangannya, Selasa 2 Oktober 2018.

    Baca: Mobil Bekas Bisa Mengkilap Ala Kendaraan Baru, Ini Biayanya

    Bisnis ini memang potensial karena setidaknya setiap tahun ada penambahan kepemilikan mobil baru. Pada 2017, sebanyak 1.079.308 unit mobil terjual secara wholesales (partai besar pabrik ke dealer), sedangkan tahun 2016 sebanyak 1.062.716 unit. "Maka dari itu, kami tawarkan waralaba Topcoat kepada investor dengan konsep bengkel auto-detailing dan coating yang telah terbukti berkualitas terbaik dan manajemen terpercaya," ujar Christopher.

    Christopher mengatakan, untuk membuka gerai waralaba Topcoat, investor akan mengeluarkan dana Rp325 juta untuk mendapatkan tiga lini bisnis sekaligus, antara lain auto-detailing, coating dan premium wash & wax. Untuk bergabung dalam bisnis itu, kata Christopher, investor setidaknya memiliki sebuah ruko yang harus berlokasi di pinggir jalan utama.

    Topcoat juga membatasi gerai di satu wilayah agar tidak terjadi persaingan tak sehat. "Kami juga memberlakukan sistem batas wilayah eksklusif yaitu hanya diperbolehkan sejumlah gerai saja dalam satu wilayah geografik tertentu," kata Christopher.

    Selain itu, bisnis poles ini tidak hanya mengandalkan pemilik kendaraan baru sebagai konsumen karena para pengguna mobil berusia lawas pun banyak yang membutuhkan coating dan auto-detailing demi menjaga mobilnya tetap berkilap dan terawat.

    Baca: Tips Merawat Mobil Setelah Proses Coating Agar Kinclong Terjaga

    Auto-detailing membuat bodi mobil berkilau karena menggunakan wax. Namun sejalan perkembangan teknologi kimia, maka teknologi nano ceramic mulai digunakan dan saat ini sudah menggunakan bahan "sapphire serum" agar mobil terlihat berkilau dan seperti baru.

    Topcoat pun sudah mengadopsi teknologi sapphire serum dengan keunggulan tingkat kekerasan lapisan coating setara sapphire glass, mencegah karat, tahan 1.000x cuci, lebih tahan goresan, menstabilkan warna cat, bersifat permanen, anti air dan efek kilap yang ekstrem.

    Topcoat juga berpartisipasi pada pameran Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-16 pada 5-7 Oktober 2018 di Connecting Hall A8, Jakarta Convention Centre (JCC). Melalui event itu, Christopher optimistis bisa menarik banyak investor untuk bergabung dalam bisnis waralaba otomotif itu.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.