Mobil Esemka Pick Up Telah Jalani Pengujian di Berbagai Medan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang satpam di pabrik mobil Esemka, di wilayah Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali sedang mengatur jalan saat mobil Camat Sambi Hari Hariyanto hendak meninggalkan lokasi.TEMPO/ Dinda Leo Listry

    Seorang satpam di pabrik mobil Esemka, di wilayah Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali sedang mengatur jalan saat mobil Camat Sambi Hari Hariyanto hendak meninggalkan lokasi.TEMPO/ Dinda Leo Listry

    TEMPO.CO, Boyolali - Sebagian warga yang tinggal di sekitar PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) atau pabrik perakit Mobil Esemka di wilayah Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, mengaku sudah tidak terkejut lagi tiap mengetahui berita di media massa yang menyatakan mobil Esemka akan segera diluncurkan.

    “Pernyataan-pernyataan seperti itu sudah kami dengar sejak dua tahun lalu,” kata Ipung, warga Dukuh Senting, Desa Senting, Kecamatan Sambi, Boyolali, saat ditemui Tempo pada Rabu, 3 Oktober 2018. Dukuh Senting berbatasan dengan Desa Demangan,tepatnya di sisi timur PT SMK, pabrik yang disebut untuk merakit mobil-mobil Esemka.

    Baca: Mobil Esemka Baru Mau Meluncur, Mobnas Vietnam Sudah Mendunia

    Ipung mengatakan, kabar terakhir yang dia dengar yaitu peluncuran mobil Esemka direncanakan pada 27 September lalu. “Sekarang ada yang bilang bulan ini, ada juga yang bilang bulan depan (November),” kata lelaki 40-an tahun itu sambil tersenyum. Meski demikian, Ipung menampik opini yang menganggap proyek mobil Esemka hanyalah isapan jempol yang kembali hangat dibicarakan tiap memasuki tahun politik. “Menurut saya mobil Esemka itu pasti jadi diluncurkan. Barangnya ada kok. Di pabriknya juga sudah ada aktivitas,” kata dia.

    Bahkan, Ipung menambahkan, di dalam kawasan pabrik PT SMK juga tersedia bermacam lintasan yang digunakan untuk test drive atau pengujian. “Ada yang halus, ada yang lintasannya seperti jalan rusak,” kata Ipung yang mengaku pernah masuk ke kawasan pabrik PT SMK.

    Sekitar dua bulan lalu, Ipung berujar, aktivitas di pabrik PT SMK sedang tinggi-tingginya. Selama dua hari berturut-turut, ada iring-iringan truk trailer yang memasuki pabrik PT SMK. “Hari pertama ada sekitar 20 truk trailer. Keesokan harinya, datang lagi sekitar 17 truk trailer. Setelah itu, ada satu-dua truk trailer yang hilir-mudik,” ujar Ipung.

    Baca: Kemenhub Sebut Mobil Esemka Sudah Lolos dalam Uji Tipe Kendaraan

    Informasi yang beredar di kalangan warga, truk-truk trailer itu membawa bahan-bahan yang akan dirakit menjadi mobil Esemka. “Mobil-mobil pikap putih yang diparkir di halaman itu dirakit di sini. Kabarnya memang sengaja dijemur (diparkir tanpa atap peneduh) untuk menguji catnya,” kata Ipung.

    Menurut salah satu satpam PT SMK, mobil-mobil Esemka jenis pikap yang diparkir di halaman sisi timur itu dirakit sejak sekitar sebulan lalu. “Ada yang dirakit di sini, ada juga yang dirakit di pusat sana (di pabrik Cileungsi, Bogor),” kata satpam itu saat ditemui Tempo.

    Baca: Pelajar SMK Mulai Magang di Pabrik Mobil Esemka

    Berkaitan dengan berubah-ubahnya jadwal peluncuran Mobil Esemka, satpam itu mengaku tidak tahu dari mana sumber informasinya. “Belum lama ini ada sekitar sepuluh wartawan yang datang secara bersamaan karena mendapat informasi peluncuran mobil Esemka pada 27 September. Ya mohon maaf, kami tidak mengizinkan mereka masuk karena pabrik ini belum diresmikan,” kata satpam itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.