Selasa, 20 November 2018

Pompa Bahan Bakar Bermasalah, Suzuki Carry Kena Recall di India

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Super Carry di India. (AUTO NDTV)

    Suzuki Super Carry di India. (AUTO NDTV)

    TEMPO.CO, Jakarta - Maruti Suzuki India melakukan penarikan kembali (recall) untuk Light Commercial Vehicle (LCV)  Super Carry di India. Perusahaan mengatakan bahwa ini adalah penarikan untuk memeriksa kemungkinan cacat dalam perakitan pompa bahan bakar. Pperusahaan mengkonfirmasi bahwa total ada 640 kendaraan Super Carry dalam kampanye penarikan ini, semuanya diproduksi antara 20 Januari hingga 14 Juli 2018.

    Baca: Slang Rem Rusak, Maruti Recall 52 Ribu Suzuki Swift dan Baleno

    Maruti Suzuki mengumumkan bahwa mulai 3 Oktober 2018 dan seterusnya, pemilik kendaraan yang termasuk dalam kampanye penarikan ini akan dihubungi oleh dealer  untuk pemeriksaan dan penggantian bagian yang rusak tanpa dipungut biaya.

    Pelanggan yang memiliki Super Carry dapat memeriksa sendiri apakah kendaraan mereka terdampak penarikan kembali atau tidak. Yang harus dilakukan hanyalah mengklik info pelanggan di situs web Maruti Suzuki India dan mengisi nomor rangka (MA3 kemudian diikuti oleh angka alfanumerik 14-digit) untuk memeriksa apakah kendaraan perlu perhatian. 

    Baca: Airbag Diduga Bermasalah, 1.507 Ferrari Kena Recall

    Maruti Suzuki menyatakan bahwa kampanye penarikan dilakukan secara global untuk memperbaiki kesalahan yang berpotensi dalam hal keamanan. Saat ini, Maruti Suzuki Super Carry juga diekspor ke pasar seperti Afrika Selatan dan Tanzania. 

    Pick up Super Carry ditawarkan dalam dua pilihan mesin yang berbeda yaitu mesin turbo berkapasitas 793 cc 2 silinder menghasilkan 32 bhp pada 3500 rpm dan torsi maksimal 75 Nm pada 2000 rpm. Maruti juga menawarkan Super Carry dengan varian mesin CNG 1.200 cc baru yang dikawinkan dengan transmisi 5-percepatan.

    AUTO NDTV


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.