Cina Kembangkan Truk Hidrogen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Truk otonom sukses diujicoba di Pelabuhan Tianjin, 12 April 2018. (Foto. VCG).

    Truk otonom sukses diujicoba di Pelabuhan Tianjin, 12 April 2018. (Foto. VCG).

    TEMPO.CO, Jakarta - Para perusahaan energi di Cina bermitra dengan produsen mesin terkemuka untuk bersama-sama mengembangkan truk berbahan bakar hidrogen.

    Sebuah perjanjian telah disepakati antara dua anak perusahaan dan sebuah lembaga penelitian China Energy Investment Corporation (CHN Energy) untuk memproduksi truk berat berbahan bakar hidrogen yang beroperasi di sektor pertambangan.

    Truk tersebut akan memiliki kapasitas angkut lebih dari 200 ton.

    Perusahaan-perusahaan itu ingin membuat terobosan dalam peralatan utama dan teknologi rekayasa melalui kerja sama, menurut sebuah pernyataan dilansir Xinhua, Minggu.

    Baca: Asian Games 2018, Ecubes Inggris Bantu 10 Mobil Hidrogen

    Langkah ini merupakan kemajuan dalam mempromosikan bahan bakar bersih di sektor transportasi Cina.

    Kendati demikian, ini bukanlah hal baru di Cina yang sudah mengoperasikan bus bertenaga hidrogen di Shanghai serta Chengdu, ibukota Provinsi Sichuan.

    Baca: Harga Mobil Toyota dengan BBM Hidrogen 2 Kali Lipat Mesin Bensin

    General manager CHN Energy, Ling Wen mengatakan pengembangan bahan bakar hidrogen sudah meningkat, menambahkan bahwa inovasi teknologi akan mempromosikan penggunaan hidrogen dalam berbagai industri dari mobil ke pesawat ruang angkasa.

    Sebuah laporan memprediksi bahwa hidrogen akan segera menjadi bagian penting dalam perkembangan energi di Cina.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.