Ekspor Mobil Januari-September 2018 Naik 10,4 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebanyak 3.000 unit mobil Mitsubishi Xpander siap diekspor ke Filipina melalui Indonesia Kendaraan Terminal-IPC Car Terminal, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, 25 April 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Sebanyak 3.000 unit mobil Mitsubishi Xpander siap diekspor ke Filipina melalui Indonesia Kendaraan Terminal-IPC Car Terminal, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, 25 April 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Berdasarkan data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) total ekspor mobil dalam bentuk  Completely Build Up (CBU) Januari-September 2018 mencapai 187.752 unit, naik 10,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 170.059 unit. 

    Dari angka itu, Daihatsu merajai ekspor mobil sepanjang 9 bulan pertama tahun ini mencapai 84.387 unit, naik 42,1 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 59.012 unit.

    Toyota menjadi pengekspor terbanyak kedua dengan angka 69.131 unit, turun 20,1 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 86.481 unit. Suzuki di tempat ketiga dengan kontribusi ekspor sebanyak 18.202 unit, turun 9,3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 20.072 unit. Mitsubishi Motors yang melakukan ekspor perdana Mitsubishi Xpander ke Filipina menjadi pengkespor terbanyak keempat dengan angka 12,261 unit.

    Baca: Bertemu PM Vietnam, Jokowi Apresiasi Dibukanya Impor Mobil

    Hino menyumbang ekspor sebanyak 2.055 unit, naik 19,5 persen dibanding tahun sebelumnya yang hanya 1.720 unit. Sedangkan ekspor Hyundai mengalami penurunan sebesar 28,8 persen tahun ini dengan angka 1.716 unit dibanding tahun sebelumnya sebesar 2.410 unit. 

    Untuk kategori ekspor terurai (Completely Knock Down) Januari-September 2018, Toyota memimpin dengan angka 32.040 unit, turun 8,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 35.000 unit. Suzuki menempati peringkat kedua terbanyak dengan angka 28.920 unit, naik 14,5 persen dibanding ekspor tahun sebelumnya sebesar 25.248 unit.

    Toyota merajai ekspor dalam bentuk komponen pada Januari - September 2018 dengan jumlah 62.968.001 unit, naik 9,3 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 57.636.561 unit.

    Baca: Mobil Nasional Vietnam VinFast, Main Segmen Premium Siap Ekspor

    Hino berkontribusi terbanyak kedua dengan ekspor 655.309 unit, naik 3 persen dari tahun sebelumnya sebesar 636.396 unit. Suzuki di tempat ketiga dengan angka 540.264 unit, naik 45,5 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 371.433 unit. Ekspor komponen Honda mengalami penurunan 6,6 persen dari sebelumnya 551.454 unit menjadi 514.998 unit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?