Jawara Balap Asia ARRC Berbagi Pengalaman ke Siswa SMK Yogya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Rheza Danica Ahrenz berbagi pengalaman sekaligus motivasi kepada siswa SMK Negeri 2 Jetis dalam HDC Tour Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Rheza Danica Ahrenz berbagi pengalaman sekaligus motivasi kepada siswa SMK Negeri 2 Jetis dalam HDC Tour Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Perhelatan one make race terbesar di Indonesia, Honda Dream Cup (HDC) 2018 telah memasuki babak akhir. Dari tujuh seri yang dihelat tahun ini, Yogyakarta akan menjadi tuan rumah untuk seri final. Menyambut perhelatan akbar tersebut PT Astra Honda Motor bersama dengan Astra Motor Yogyakarta menggelar Honda Dream Cup Tour di SMK Negeri 2 Jetis Yogyakarta Jumat 19 Oktober 2018.

    Pada HDC Tour kali ini Honda menghadirkan Rheza Danica Ahrenz untuk berbagai pengalaman bersama peserta yang hadir. Akhir pekan lalu, putra Yogyakarta kelahiran tahun 1998 ini baru saja sukses mengunci gelar juara Asia Road Racing Championship atau ARRC musim ini setelah meraih double podium di dua balapan kelas AP250 yang dihelat di Sentul International Circuit pada 14 Oktober 2018.

    Baca: New Honda CBR150R Kini Dipersenjatai ABS, Harga Naik Rp 4 Juta

    “Apa yang saya raih di kelas AP250 ARRC 2018 ini merupakan hasil kerja keras dari banyak pihak, termasuk tim yang selalu memberikan dukungan penuh setiap saat," ujar Rheza di hadapan ratusan peserta HDC Tour 2018 Yogyakarta.

    Rheza menuturkan menjadi pembalap profesional yang dibutuhkan hanyalah kemauan kuat dan pengetahuan tentang jalur yang benar untuk mencapai prestasi yang diimpikan.

    "Saya mengajak semua, mari mengejar prestasi di jalur yang benar dan dengan cara yang benar,” ujarnya.

    Perwakilan Motorsport Department PT Astra Honda Motor Sugeng Budiarto mengatakan telah menjadi komitmen Honda dalam mendukung tim balap serta pembalap mudi di Indonesia.

    "Dan komitmen tersebut diejawantahkan dalam sebuah ajang balap berstandar nasional yang digelar secara konsisten setiap tahun," ujarnya.

    Ajang balap ini, ujar Sugeng, memberikan kesempatan bagi putra bangsa di berbagai daerah untuk merasakan suasana kompetisi balap sesungguhnya dengan regulasi berstandar nasional yang mengedepankan unsur keselamatan.

    Baca: Honda CBR 250RR Dimodif Pakai Velg Yamaha R6 Jadi Kekar

    HDC 2018 yang sudah memasuki tahun gelaran ke-14 ini membawa penyegaran baru pada kelas yang dilombakan. Tahun ini, HDC menghadirkan kelas U-12 yaitu kelas khusus untuk pebalap muda berbakat dengan usia maksimal 12 tahun.

    Secara total terdapat 7 kelas yang dapat diikuti pebalap untuk beradu skill terbaiknya, yaitu Sonic 150R / Supra GTR150 Tune Up Seeded, Sonic 150R / Supra GTR150 Tune Up Pemula, Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula - U16, Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula Terbuka, Honda CBR150R Standard Seeded, Honda CBR150R Standard Pemula dan Sonic 150R / Supra GTR150 Standard Pemula - U12.

    Kepala Wilayah Astra Motor Yogyakarta Darmawan Tjondrodihardjo mengatakan
    melalui HDC Tour 2018 pihaknya ingin euforia dan sportivitas perhelatan one make race terbesar di Indonesia ini tak hanya dirasakan di lintasan balap dan sekitarnya.

    "Selain memberikan wawasan mengenai jenjang balap yang dimiliki oleh Honda, energi positif ini juga perlu kami teruskan kepada generasi muda lainnya yang mungkin tidak bisa hadir menyaksikan kegiatan secara langsung," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.