Senin, 19 November 2018

Test Ride Benelli TRK 251 Bisa Jadi Lawan Serius bagi Versys

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benelli TRK 251.

    Benelli TRK 251.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasar motor adventure cukup menjanjikan terbukti dengan brand Jepang terkemuka, Honda dan Kawasaki bermain dan juga merek lokal Viar. Pasar yang menggiurkan ini juga memikat Benelli untuk ikut bermain. Pada global launch pekan lalu, motor dengan desain adventure diluncurkan lewat Benelli TRK 251.

    Motor ini memiliki desain mirip Kawasaki Versys dan BMW F850. Serupa dengan model lainnya, Benelli TRK 251 memiliki gound clearance yang tinggi, windshield tinggi, dan bagian depan mirip paruh burung. CEO Benelli Motor Indonesia Stefan Kentjana Putra mengatakan dari tiga motor yang diluncurkan di Bali, motor inilah yang pasti dipasarkan di Indonesia. "Ini yang realistis dipasarkan," katanya. Alasannya dengan kapasitas diatas 250cc tentu akan dikenai pajak barang mewah.

    Baca: Benelli 502c Mirip Ducati Diavel Nyaman Buat Harian Maupun Turing

    Ketika Tempo menaiki motor yang baru dirilis untuk pasar Cina ini, kaki jinjit balet. Motor ini memiliki ground clearance 170 milimeter. Meski jinjit, Tempo dengan tinggi badan 160 sentimeter masih mudah mengendalikan motor ini karena bobotnya sekitar 173 kilogram sedikit lebih berat dari motor sport Jepang dikisaran 168 kilogram.

    Kunci kotak diputar ke ON, digital instrumen langsung menyala dengan penunjuk yang komplit. Sayangnya masih monokrom berbeda dengan dua saudaranya, 502c dan 752s yang sudah menganut layar TFT warna. Lampu dual keens-nya langsung menyala. Lampu ini sudah menggunakan proyektor LED. Ketika tombol starter dipencet, suara cempeng khas satu silinder mencuat hanya saja tidak terlalu mengganggu telinga.

    Motor ini memberikan kenyamanan bagi pengendaranya dengan stang tinggi dan footpeg posisinya lebih maju. Kaki dan tangan pengendara bisa lebih rileks. Ketika akan mengendarai motor ini, Tempo merasakan setelan koplingnya cukup berat. Perpindahan gear juga cukup sulit. Namun jok motor yang empuk mampu mengobatinya.

    Baca: Benelli Punya Senjata Baru di Medan Offroad Lewat Leoncino Trail

    Khas motor satu silinder memberikan torsi yang mantap. Benelli TRK 251 dibekali mesin satu silinder yang mampu menghasilkan tenaga 20 kW pada 10.500 rpm yang membuat pengendara lebih mudah mengendalikan motornya terutama bagi pemula. Di medan offroad tidak membutuhkan tenaga besar namun torsi yang memadai. Hanya saja seperti mesin satu silinder lainnya, getaran mesin terasa.

    Handling motor ini enteng dan stabil. Apalagi ditunjang dengan penggunaan velg ukuran 3,5 inci dengan ban 110/70 ukuran 17 pada bagian depan dan 4 inci dengan ban 150/60 ukuran 17 inci. Tak hanya itu, penggunaan upside down dengan diameter 41mm dengan jarak travel mencapai 120mm ikut mendukung performa motor. Suspensi belakang pun memberikan kendali yang stabil dengan jarak travel 51mm.

    Soal pengereman, motor ini cukup bisa diandalkan dengan pengguna cakram depan tunggal ukuran 280mm floating dan cakram tunggal belakang. Bertambah aman dengan penyematan Antilock Brake System dual channel. Saat Tempo menjajalnya di medan berkerikil cukup efektif aman menghentikan laju motor tanpa adanya gejala slip.

    Baca: Benelli Siapkan Leoncino 250 dan 500, Meluncur di IIMS 2019

    Harga dipatok untuk Benelli TRK 251 untuk pasar domestik Cina mulai 19,800 yuan sekitar Rp 43 juta hingga 22,600 yuan. Kemungkinan jika masuk Indonesia sekitar kisaran Rp 50 jutaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.