Selasa, 20 November 2018

Mercedes-Benz Mulai Garap Transportasi Online di Cina

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mercedes-Benz S560e (Daimler)

    Mercedes-Benz S560e (Daimler)

    TEMPO.CO, Beijing - Mercedes-Benz akan terjun ke dalam layanan transportasi daring kelas premium di Cina setelah induk perusahaannya Daimler AG sepakat mendirikan perusahaan patungan dengan Geely Holding Group.

    Daimler Mobility Services dan Geely Group sepakat membentuk usaha patungan bermarkas di Hangzhou, dengan modal 50 persen: 50 persen dengan Geely untuk menyediakan layanan transportasi daring di beberapa kota di Cina.

    Baca: Mercedes-Benz E-Class Wagon 2020 Mulai Diuji di Jalan Raya

    Layanan ini nanti menggunakan kendaraan premium seperti Mercedes-Benz S-Class, E-Class, V-Class, dan Maybach, meskipun tidak terbatas pada mobil-mobil merek Mercedes-Benz saja, kata Daimler dalam pernyataan resminya.

    “Daimler idealnya diposisikan untuk melanjutkan transformasi dengan memperluas ke perusahaan layanan mobilitas yang komprehensif saat kami membuka jalan untuk kemudi otonom," katanya.

    “Bersama Geely Group, kami telah menemukan mitra yang sangat baik untuk memperluas layanan mobilitas kami di China. Usaha patungan akan memainkan peran penting karena kami terus memperbesar portofolio dan keberadaan global kami dan memantapkan posisi kami yang kuat di pasar mobilitas,” kata CEO Daimler Financial Service, Klaus Entenmann.

    Baca: Penjualan Mercedes-Benz Naik 11 Persen, Ini Produk Terlarisnya

    Penandatanganan nota kesepahaman usaha patungan ini ditandatangani di kantor pusat Daimler di Stuttgart dihadiri Presiden Geely Holding An Conghui dan Klaus Entenmann, CEO Daimler Financial Services AG.

    Geely Holding telah meluncurkan CaoCao, layanan ride-hailing domestik Cina yang saat ini memiliki lebih dari 17 juta pengguna terdaftar, dengan satu juta pengguna aktif reguler di aplikasi yang menyediakan lebih dari 29.000 kendaraan listrik murni di 28 kota di seluruh negeri.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.