Elon Musk Ingin Melepas Jabatannya di Tesla

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Elon Musk dan Talulah Riley. independent.co.uk

    Elon Musk dan Talulah Riley. independent.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Chief Executive Officer Tesla Inc (TSLA.O) Elon Musk mengatakan pada akun Twitternya, Senin 29 November 2018, ia menghapus atau menghilangkan jabatannya di Tesla minggu lalu untuk melihat apa yang akan terjadi, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

    "Menghapus gelar Tesla saya minggu lalu untuk melihat apa yang akan terjadi. Saya sekarang bukan apa-apa di Tesla. Sepertinya itu baik-baik saja sejauh ini," kata Musk di Twitter di sini. Pihak Tesla tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar atas kicauan Musk di Twitter.

    Baca: Begini Performa Tesla Roadster yang Dikirim Elon Musk ke Angkasa

    Seperti dilaporkan Reuters pada Selasa waktu setempat. Meskipun Musk disebut sebagai chief executive officer dalam halaman web investor Tesla, halaman biografinya di situs web perusahaan tidak memiliki sebutan. Halaman biografi sebelumnya merujuk pada Musk sebagai ketua, arsitek produk dan juga CEO.

    Musk kemudian men-tweet "di sini:" Pejabat yang diwajibkan dari sebuah perusahaan adalah presiden, bendahara & sekretaris. Tebak saya harus menjaga yang pertama atau itu akan membingungkan pihak berwenang." Musk telah setuju untuk membayar denda US$ 20 juta dan mundur sebagai ketua Tesla selama tiga tahun untuk menyelesaikan dakwaan dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS terkait dengan tweetnya pada 7 Agustus lalu tentang mengambil Tesla pribadi.

    Namun, dalam gugatan awalnya, SEC telah berusaha melarang Musk sebagai pejabat atau direktur perusahaan publik.

    Baca: George Soros Borong Saham Tesla

    Musk yang men-tweet dan melakukan perilaku yang tidak sewajarnya, termasuk merokok ganja selama wawancara video, telah menimbulkan kekhawatiran tentang kepemimpinannya, sehingga beberapa analis Wall Street dan beberapa investor mendesak Tesla untuk menunjuk orang kedua yang berkuasa.

    Namun miliarder Silicon Valley itu membungkam para pengkritiknya minggu lalu ketika Tesla melaporkan laba bersih, arus kas positif dan margin lebih luas dari perkiraan pada kuartal ketiga, memenuhi janjinya untuk mengubah produsen mobil listrik menguntungkan karena volume produksi yang lebih tinggi dari Model 3 barunya mulai terbayar.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.