Senin, 19 November 2018

Benelli Indonesia Enggan Bermain di Segmen Bebek, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benelli Malaysia memasarkan bebek underbone RFS150 yang menjadi lawan Yamaha MX King dan Honda Supra GTR. Sumber: motomalaya.com

    Benelli Malaysia memasarkan bebek underbone RFS150 yang menjadi lawan Yamaha MX King dan Honda Supra GTR. Sumber: motomalaya.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Benelli Motor Indonesia enggan bermain di segmen moped atau bebek. Alasannya, Benelli tidak mau bertarung langsung dengan gajah alias perusahaan besar. "Apalagi pasar motor bebek tak terlalu bagus. Bahkan Honda dan Yamaha juga mulai surut pasarnya," kata CEO Benelli Motor Indonesia Stefan Kentjana Putra di Bali, pertengahan Oktober 2018.

    Baca: Benelli 502c Mirip Ducati Diavel Nyaman Buat Harian Maupun Turing

    Ia menyebut telah memiliki pengalaman melawan gajah lewat produknya skuter matik Zaffero, yang harus mengakui kekalahannya. Zaferro kini telah kalah dari Yamaha Nmax, Honda PCX, dan Yamaha Xmax. Kini penjualan Zaffero tidak menggembirakan. Ia juga menyebut produsen sepeda motor Jepang, seperti Kawasaki, pun memilih membuat pasar baru daripada melawan duo raksasa Honda dan Yamaha.

    Stefan mengatakan pernah disodori bebek underbone sport yang bisa bersaing dengan Yamaha MX King dan Honda Supra GTR. Bebek ini adalah RFS150, yang menjadi andalan Benelli di Malaysia. Motor ini berkapasitas 150 cc berpendingin air, SOHC empat katup, dan tiga busi.

    Benelli Malaysia memasarkan bebek underbone RFS150 yang menjadi lawan Yamaha MX King dan Honda Supra GTR. Sumber: motomalaya.com

    Dari mesin berkapasitas murni 149,8 cc dengan konfigurasi 57 milimeter x 58,7 milimeter mampu menghasilkan tenaga 11,3 kilowatt atau 15,5 horse power pada 8.500 rotasi per menit. Underbone ini telah menggunakan enam percepatan. Mesin ini juga sudah lolos Euro 3. Kapasitas tangki mencapai 4,6 liter.

    Baca: Benelli Motobi 200 Evo Versi Mini Honda Rebel, Harga Terjangkau

    RFS memiliki sejumlah kelebihan dibanding Yamaha MX King dan Honda Supra GTR, antara lain penggunaan upside down depan dengan jarak travel 88 mm, sedangkan kompetitor masih model konvensional. Pada bagian belakang menggunakan suspensi monoshock buatan KYB dengan pengaturan. Pengereman mengandalkan cakram depan 240 mm dan cakram belakang 220 mm.

    Sepeda motor Benelli ini menggunakan kombinasi ban depan 70/90 dengan ring 17 dan ban belakang 120/70 ring 17. Bebek ini tak terlalu gesit dengan jarak sumbu roda 1.325 mm, ground clearance 160 mm, dan berat 126 kilogram.

    MOTOMALAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.