AHM Klaim Lakukan Pelatihan Bengkel Sejak 2010

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mekanik dan Servis Advicer sedang mengikuti kompetisi Astra Honda Technical Skill Contest 2018 di Dealer Daya Honda Bandung, Selasa 14 Agustus 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Mekanik dan Servis Advicer sedang mengikuti kompetisi Astra Honda Technical Skill Contest 2018 di Dealer Daya Honda Bandung, Selasa 14 Agustus 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Vice President Direktur PT Astra Honda Motor Yohanes Loman mengatakan AHM telah melakukan pelatihan mekanik atau perbengkelan sejak 2010. Ia mengungkapkan AHM telah menggandeng 700 Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK dalam mengembangkan pelatihan mekanik. Tak hanya pelatihan lewat kurikulum, AHM juga memberikan alat peraga. "Kita targetkan ke depan bisa meningkat hingga 1.000 SMK," katanya di Booth Honda, Jakarta Convention Center, Rabu 31 Oktober 2018.

    Ia menyebut sekolah tersebut tidak hanya diberikan kurikulum namun juga diberikan pelajaran praktek. Sehingga kemampuan para lulusan SMK siap dengan kebutuhan perusahaan. Dengan adanya kurikulum ini, standar kemampuan lulusan SMK cukup tinggi. "Mereka bisa disalurkan di pabrik Astra atau di bengkel-bengkel Honda," katanya.

    Selain penerapan kurikulum, Astra juga mewadahi mereka yang ingin berwirausaha mendirikan bengkel dengan Astra Youth Enteurpreneurship. Program ini baru berjalan dua tahun.

    Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat membuka Indonesia Motorcycle Show 2018 di Jakarta Convention Center, Rabu 31 Oktober 2018, berharap produsen sepeda motor ikut mendukung perekonomian nasional salah satunya dengan mendorong pertumbuhan tenaga kerja.

    "Industri sepeda motor bisa berdampak multiple mulai dari perakitan, komponen hingga bengkel, sehingga Kemenperin akan mendorong agar industri ini bisa meluas hingga ke desa. Melibatkan produsen untuk melakukan pelatihan ketrampilan perbengkelan di desa," kata Airlangga saat pembukaan.

    Airlangga meminta Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia bisa menggarap pelatihan hingga ke desa. Penetrasinya, kata dia, setiap kabupaten bisa ada minimal 4 desa yang bisa dijangkau. "Bisa ya satu kabupaten 4 desa," katanya. Pernyataan Airlangga tersebut dijawab hadirin yang diantaranya adalah anggota AISI mengiyakannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.