Kamis, 22 November 2018

IMOS 2018: Honda Memajang Skuter Matik Masa Depan Lewat Project G

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Astra Honda Motor memamerkan skuter matik masa depan Project G di IMOS 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    PT Astra Honda Motor memamerkan skuter matik masa depan Project G di IMOS 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Honda Motor pada hari pertama gelaran Indonesia Motorcycle Show 2018 tidak menampilkan produk baru. Mereka memajang produk yang sudah ada di pasaran dan motor konsep Project G. Motor ini menggunakan basis model dari skutik retro Honda Scoopy. Direktur Marketing PT AHM Thomas Wijaya mengatakan project G masih belum diluncurkan ke pasar. "Kami mencoba mengembangkan motor matik next generation dengan memperkenalkan Project G. Kami mencoba mempelajari animo masyarakat," kata Thomas di Booth Honda, JCC, Rabu 31 Oktober 2018.

    Model konsep ini sekilas mirip dengan Honda Scoopy dengan lampu berbentuk oval dengan lampu sein di kanan dan kiri lampu utama. Jok memiliki bentuk yang lebar memberikan kenyamanan bagi pengendaranya. Dek juga terlihat lebar tidak jauh beda dengan Honda Scoopy. Lampu belakang sudah menggunakan desain diamond cut dengan warna smoke.

    PT Astra Honda Motor memamerkan skuter matik masa depan Project G di IMOS 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    Pada kaki-kaki, Project G ini tidak menggunakan ban imut ring 12 dari Scoopy namun memakai ban Vario 125 dengan ring 14. Model palang yang digunakan pun sama dengan model Vario. Suspensi masih mengandalkan tunggal di sebelah kiri. Soal spek mesin masih belum diketahui namun dari desain tutup CVT mirip dengan mesin Vario.

    Ketika ditanya ke Thomas soal spesifikasi Project G, ia mengatakan masih belum ada termasuk kapasitas mesin masih disimpan rapat-rapat. Bahkan, soal kemungkinan menggunakan hybrid, Thomas juga masih menutupi informasi. "Soal bahan bakar juga masih belum tahu," ucapnya.

    Meski demikian, AHM membuka kemungkinan akan menjual ke pasar. Hanya saja, kata Thomas, hal tersebut tergantung animo dari masyarakat terhadap Project G. "Kami tidak menentukan time limit (kapan Project G diproduksi)," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.