Kamis, 22 November 2018

RSV Helmet Tawarkan Harga Miring di IMOS 2018

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Booth RSV Helmet di Indonesia Motorcycle Show 2018. 1 November 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Booth RSV Helmet di Indonesia Motorcycle Show 2018. 1 November 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - RSV Helmet menawarkan promo spesial selama pameran Indonesia Motorcycle Show atau IMOS 2018 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 31 Oktober-4 November 2018.

    Executive Director RSV Helmet, Richard Ryan mengatakan RSV Helmet memberikan free tiga visor. "Jadi kalau harga normal mislanya RSV FF500 Rp 700 ribu, dark visornya Rp 185 ribu, ditambah iridium visor Rp 200 ribu, jadi total sekitar Rp 1,08 juta.

    Ia melanjutkan, khusus IMOS 2018, cukup Rp 750 ribu dapat RSV FF500 dilengkapi visor tersebut. Dan promo ini berlaku juga untuk RSV FF300 yang dibanderol Rp 650 dan RSV FF ZERO dengan harga Rp 550.

    Baca: IMOS 2018: Honda CBR 250 RR Diskon Rp 5,5 Juta

    “Produk unggulan saat ini adalah motif karbon, motif karbon ini disematkan pada jajaran produk RSV FF mulai FF500, FF300, dan FF ZERO. Dan motof ini menjadi helm yang paling laris saat ini,” katanya di booth RSV Helmet, Kamis, 1 November 2018.

    Secara kualitas, menurut Richard, antara ketiganya sama saja hanya bereda dari segi kegunaan. Untuk FF 500 sendiri pengikat helm sudah Double D Ring sehingga untuk kebutuhan touring bisa pakai helm ini.

    Baca: Ohlins Tawarkan Diskon Khusus untuk Motor Matik di IMOS 2018

    Sedangkan untuk daily use ada FF300 dan FF ZERO pengikat helm Microlock sehingga lebih praktis, tapi secara kualitas tetap sama. “FF 500 paling mahal karena bahan material paling ringan dari yang lain,” ujar dia.

    RSV juga akan meluncurkan helm full carbon composite, selama ini komponen helm pakai plastik ABS. Namun plastik ABS untuk memenuhi tingkat kekuatan yang sama dengan bahan carbon, plastik ABS akan lebih tebal. Sehingga helm lebih berat.

    Jadi bahan dasar carbon akan lebih ringan dan lebih nyaman saat digunakan. “Secara kualitas mungkin sama, tapi carbon bisa lebih tipis dan lebih ringan,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.