Tips Membedakan Barang Asli Shock Breaker Ohlins dan Palsu

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suspensi Triumph Scrambler 1200 2019 sudah menggunakan Ohlins. Sumber: drivespark.com

    Suspensi Triumph Scrambler 1200 2019 sudah menggunakan Ohlins. Sumber: drivespark.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Produk tiruan Shock Breaker Ohlins kini banyak beredar di pasaran bahkan memiliki model dan bentuk nyaris 99 persen mirip aslinya. Sales and Marketing Manager PT Sena Autopart Indonesia distributor Ohlins, Nana Budhi Satya punya cara untuk membedakannya.

    Menurut dia, kalau dari segi tampilan memang sudah ada yang hampir menyerupai. Seperti warna kuning dan gold yang hampir sama. Namun, untuk membedakan bisa melihat kode produksi dan part number yang ada.

    Baca: Ini Alasan Shock Breaker Ohlins Harganya Selangit

    “Karena setiap produksi pasti ada kode produksi yang berbeda-beda sehingga kalau yang asli akan diketahui kapan produk tersebut diproduksi,” ujarnya Jakarta Convetion Center (JCC) pada Kamis, 1 November 2018.

    Selain itu ada upaya melakukan penjualan secara online juga dilakukan untuk menghindari beredarnya barang palsu. “Dari penjualan secara online, kami punya cara supaya konsumen tahu mana barang yang asli dan palsu,” katanya.

    Shock breaker Ohlins hadir di pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018. 1 November 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Ia melanjutkan, kalau barang asli pasti ada garansi selama tiga tahun. Selain itu di Ohlins juga punya alat dyno, kalau yang palsu dilakukan dyno test dengan speed cepat pasti langsung jebol. Kalau yang asli mau sampai 1000 jam tidak akan terjadi masalah.

    Di samping melakukan pengetesan, lanjut dia, melalui dyno test ini konsumen juga bisa melakukan permintaan khusus. misalnya performa minta di-upgrade menjadi lebih keras atau lembut.

    Baca: Ohlins Tawarkan Diskon Khusus untuk Motor Matik di IMOS 2018

    Sedangkan untuk barang paralel impor, untuk klaim garansi tidak bisa masuk garansi di Indonesia. Menurut dia, kalau mau klaim bisa saja tapi harganya beda. Ia mencontohkan, setelah tiga tahun konsumen yang beli Ohlins di Indonesia untuk servis misalnya cukup Rp 500 ribu, kalau yang impor itu bisa Rp 2,5 juta.

    “Karena saat ini barang paralel impor bebas masuk ke Indonesia, kebanyakan konsumen baru menyadari setelah ia mau melakukan servis. Namun sesama barang Ohlins tetap kami terima, tapi harga servisnya jauh lebih mahal,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Ini Tanda-Tanda Anda Terjangkit Cacar Monyet

    Cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang berasal dari sisi Barat Afrika. Penyakit ini menular melalui monyet, tikus Gambia, dan tupai.