Senin, 19 November 2018

Jokowi Blusukan Pakai Motor Street Tracker, Kecepatan 40 KM/Jam

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya Jokowi berkendara dengan motor street tracker. Dok Biro Pers Setpres

    Gaya Jokowi berkendara dengan motor street tracker. Dok Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Tangerang - Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi berkeliling Kota Tangerang, Banten, menggunakan motor modif street tracker warna hijau, Minggu 4 November 2018. Perjalanan Presiden diawali dari Hotel Atria Tangerang, lalu melewati jalan besar menuju Pasar Anyar.

    Motor tersebut adalah motor custom dari bengkel Katros Garage yang dipesan pada bulan Agustus 2018. Motor ini menggunakan basis Kawasaki W175 yang kemudian dimodifikasi ala street tracker. 

    Baca: Modifikasi Kawasaki W175 Flat Tracker Ala Pabrikan, Ini Biayanya

    Kawasaki W175 ini memiliki mesin berkapasitas 177 cc, single piston, dengan engine balancer, menghasilkan tenaga 13 PS pada 7.500 rpm dan torsi 13,2 Nm pada 6.000 rpm. Kawasaki W175 menggunakan karburator Mikuni VM24. Dalam penggunaannya di torsi rendah dan sedang, menjadikan tunggangan ini lebih hemat bahan bakar dan rendah emisi.

    Sistem pembuangan bergaya peashooterdan pipa header lengkung. Rem depan dibekali double piston dengan piringan cakram 220 mm, roda belakang masih tromol. Pelek 17 inci dengan jari-jari krom dipilih untuk memperkental kesan klasik. Kawasaki W175 tipe standar dijual dengan harga Rp 29,8 juta dan SE Rp Rp 30,8 juta.

    Mendampingi Presiden berkendara, antara lain, Menteri Perdagangan Airlangga Hartarto dan Danpaspamres Mayjen TNI (Marinir) Suhartono. Motor bernomor polisi B-3450-INA itu dinaiki Presiden lengkap dengan mengenakan helm Cargloss warna cokelat metalik. Tidak ketinggalan presiden juga mengenakan sarung tangan.

    Motor modif Kawasaki W175 beraliran tracker milik Presiden Jokowi yang akan digunakannya untuk berkeliling di Banten, Ahad, 4 November 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    Di sisi kanan ada tulisan "Jokowi" dengan aksen emas di bagian depan. Presiden pun masih mengenakan jaket merah terang yang bagian belakangnya bertuliskan "Bulls Syndicate, Motorcycle Worshiper".

    Di beberapa tikungan, Presiden tampak melambai kepada masyarakat yang menunggunya di pinggir jalan. Bila jalanan lurus, Presiden pun beraksi dengan menambah kecepatan. Ia mengaku perjalannya tersebut hanya ingin mencoba motor baru. "Ingin saja mencoba motor baru, tarikannya bagus, 'kan tidak ngebut, kita hanya 30 sampai 40 kilometer per jam," kata Jokowi di Pasar Anyar, Tangerang.

    Baca: Kustomfest 2018, Kawasaki Tawarkan Paket Modifikasi W175

    Jokowi diketahui adalah seorang penggemar motor. Jokowi memiliki chopper keemasan yang pernah dipakai saat kunjungan kerja di Sukabumi. Motor ini menggunakan basis Royal Enfield Bullet 350. "Saya ini 'kan mencoba. Kalau dahulu yang 'ngerjain' dari Elders, sekarang yang mengerjakan Katros. Samalah. Saya 'kan pengen mencoba beberapa genre sepeda motor yang ada," tambah Presiden.

    Setelah mengunjungi Pasar Anyar, Jokowi juga mengendarai lagi motornya menuju Balai Kota Tangerang, lokasi senam sehat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.