Dimas Ekky Pratama Finis Posisi 23 di Moto2, Astra Honda Puas

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dimas Ekky Pratama. Sumber: welovehonda.com

    Dimas Ekky Pratama. Sumber: welovehonda.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap asuhan Astra Honda Racing Team, Dimas Ekky Pratama yang membawa bendera tim Tech3 Racing menuntaskan balapan di Moto2 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu 4 November 2018 dengan finis di posisi 23. Start dari posisi 28, Dimas Ekky mampu memperbaiki posisi dengan finis di posisi 23.

    Baca: Moto2: Bagnaia Asuhan Rossi Juara Dunia, Dimas Ekky Posisi..

    “Secara hasil, Dimas meraih hasil positif, karena cuaca dari FP1-FP3 kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk mendapatkan feeling dan setup motor secara optimal. Hal itu menyebabkan adaptasi dengan motor serta komunikasi dengan tim kurang baik,” kata Senior manger Safety Riding & Motorsport AHM, Anggono Iriawan pada Minggu, 4 November 2018.

    Ia melanjutkan, saat QP Dimas juga sempat jatuh namun kondisi tetap OK. Saat warm up kondisi dry wet, dan Dimas bisa meraih posisi 11 dengan catatan 2 menit 25,666 detik. Saat race kondisi dry dan saat berjalan race makin panas akhirnya finis ke 23. "Namun Dimas dengan baik menyelesaikan lomba,” ujarnya.

    Baca: Ada Tragedi di Depan Garis Finis, Billy Juara Asia Talent Cup

    Adapun Rafid Topan Sucipto yang start posisi paling belakang yaitu 32, mampu menyelesaikan race dengan finis di posisi 26. Topan menggunakan sasis Suter dalam balapan ini. Sasis Suter memang kurang kompetitif, rekan Topan di tim Foward Racing, Isaac Vinales dari Spanyol juga tak bisa berbuat banyak hanya berada di posisi ke-24 dengan selisih waktu dengan pembalap terdepan 57,910 detik.

    Dua pembalap Indonesia ini belum mampu menembus 20 besar. Dimas menggunakan motor Tech 3 yang sempat menjadi masalah karena berbeda dengan motor Kalex yang digunakan Dimas di CEV.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.