Senin, 19 November 2018

Yamaha Pamerkan Motor Roda 3 Terbaru di EICMA 2018

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yamaha 3CT. (Yamaha)

    Yamaha 3CT. (Yamaha)

    TEMPO.CO, JakartaYamaha Motor Corporation pada Selasa, 6 November 2018, mengumumkan bahwa prototipe sepeda motor roda tiga (Leaning Multi-Wheel) terbaru mereka yakni 3CT akan dipamerkan pada ajang EICMA (Milan Motorcycle Show) 2018 di Milan, Italia, pada 8 hingga 11 November mendatang. 

    Yamaha 3CT merupakan model sepeda motor roda tiga teranyar keluaran pabrikan asal Jepang tersebut. Sebelumnya, Yamaha telah memiliki Tricity 125 yang dihadirkan pada 2014 lalu, kemudian Tricity 155 pada 2017, dan Yamaha Niken yang diluncurkan pada tahun ini. 

    Baca: Yamaha Pajang Motor Sangar Beroda Tiga, Yamaha Niken di IMOS 2018

    "Yamaha Motor mempromosikan 'mobilitas personal yang tengah tumbuh' sebagai salah satu strategi pertumbuhan yang digariskan dalam rencana manajemen jangka menengah, dan teknologi LMW adalah salah satu pilar utama strategi ini," tulis pernyataan resmi Yamaha.

    Yamaha 3CT merupakan model prototipe sport yang menggunakan mekanisme dua roda depan, seperti kebanyakan motor LMW lainnya. 

    Sejumlah fitur canggih disematkan pada motor ini, salah satunya fitur yang mempunyai kemampuan untuk memberikan rasa stabil pada saat melakukan manuver di tikungan. 

    Baca: Setelah Yamaha Niken, VMax Beroda Tiga Didesain Lebih Canggih

    Dibekali mesin berpendingin cairan (liquid-cooled) 300cm3, Yamaha 3CT diklaim mampu memberikan kenyamanan yang maksimal saat dikendarai. 

    Selain 3CT, stan Yamaha di pameran EICMA juga akan menampilkan model Ténéré700adventure, yang menampilkan mesin paralel-kembar 689cm3 yang dipasang dalam rangka double-cradle ringan, dan juga model NIKEN GT, yang hadir dengan beragam fitur untuk perjalanan jarak jauh yang nyaman.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.