Simak 6 Fitur Unggulan Aplikasi Jasa Pengiriman Bisnis Lalamove

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aplikasi layanan pengiriman bisnis Lalamove diluncurkan di Jakarta pada Rabu, 7 November 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    Aplikasi layanan pengiriman bisnis Lalamove diluncurkan di Jakarta pada Rabu, 7 November 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - Aplikasi layanan jasa pengiriman bisnis Lalamove baru saja diluncurkan di Jakarta pada Rabu, 7 November 2018.

    Lalamove merupakan layanan pengiriman on-demand yang lebih mengarah kepada pelaku bisnis bagi usaha kecil dan menengah baik di industri makanan, minuman, pakaian, dan elektronik. Selain itu, fitur-fitur yang ditawarkan juga sangat beragam.

    Pertama adalah Multiple Stops, yaitu pengaturan titik pengiriman hingga sepuluh tempat berbeda sekaligus, dengan adanya fitur ini pengguna dapat melakukan order antar barang ke lebih dari satu tempat dengan melakukan sekali pemesanan.

    Kedua, Favourite Driver, Dengan adanya fitur ini, pengguna dapat memilih mitra driver Lalamove untuk mengrirmkan barang.

    Baca: Aplikasi Jasa Pengiriman Lalamove Diluncurkan, Simak Kelebihannya

    Ketiga, Purchase Service, fitur ini memungkinkan pembelian barang oleh driver dahulu, kemudian pembayaran dilakukan oleh penerima di tempat tujuan.

    Keempat, Return trip, fitur ini membantu pengguna untuk melakukan pengiriman barang secara pulang pergi. Misalnya setelah melakukan pengiriman barang dubutuhkan tanda tangan penerima dan harus dikembalikan lagi ke pengirim.

    Country Director Lalamove Jakarta, Rio Astro mengatakan, fitur ini membantu pengguna yang membutuhkan jasa pulang pergi supaya tidak perlu membuat order baru.

    Kelima, Door to door, merupakan fitur yang digunakan untuk pengiriman barang ke titik yang benar-benar diinginkan oleh pengguna. Fitur ini biasanya dipakai oleh pengguna yang berada dipemukiman padat atau apartemen.

    Baca: Penjualan Proton Terdongkrak dengan Adanya Insentif Harga

    Keenam, Extra Helper, biasanya digunakan untuk pengiriman barang yang besar dan dalam jumlah yang banyak. “Misalnya mengirim kulkas, tidak mungkin dilakukan oleh satu orang sehingga butuh lebih dari satu orang unuk melakukannnya,” ujarnya saat peluncuran Lalamove di Jakarta pada Rabu, 7 November 2018.

    Untuk pengiriman barang, Lalamove menjanjikan hanya dalam satu hari barang tiba. Per harinya satu mitra driver dibatasi mengirim 10 barang. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas Lalamove dalam mengirim barang.

    Untuk tarif, pengiriman barang menggunakan motor dihitung per kilo meter dengan banderol Rp 2.250, sedangkan tarif minimalnya Rp 16 ribu per 5 kilometer. Untuk mobil Rp 16,5 ribu per 3 kilometer, dan Rp 145 ribu per 15 kilometer untuk van.

    Lalamove sudah tersebar di berbagai negara-negara Asia seperti Cina, Taiwan, Hongkong, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Untuk awal, di Indonesia sendiri Lalamove mengucurkan investasi mencapai US$ 20 juta atau setara Rp 292,8 miliar, dan saat ini sudah berkembang menjadi US$ 100 juta atau setara Rp 1,4 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.