Kamis, 22 November 2018

Perjuangan Driver Gojek Berburu Poin Demi Tiket Guns N Roses

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bambang Supriono Hadi Susilo seorang driver Go-Jek bisa menyaksikan konser Guns N Roses di Gelora Bung Karno, Kamis 8 November 2018. Sumber: instagram

    Bambang Supriono Hadi Susilo seorang driver Go-Jek bisa menyaksikan konser Guns N Roses di Gelora Bung Karno, Kamis 8 November 2018. Sumber: instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Mimpi seorang driver Go-Jek atau Gojek untuk menyaksikan secara langsung band kesayangannya Guns N Roses  bisa menjadi kenyataan. Dia adalah Bambang Supriono Hadi Susilo, bisa mendengarkan Gun N Roses menyanyikan lagiu lagu-lagu favoritnya, Welcome To The Jungle, November Rain, Don’t Cry, Civil War, Live and Let Die atau Paradise City, di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Jakarta, Kamis 8 November 2018.

    Bambang menantikan kesempatan tersebut selama bertahun-tahun dan akhirnya bisa menyaksikan aksi idolanya di atas panggung. Guns N Roses (GNR) yang membawakan 24 lagu. Ia pun turut menyanyikan lagu-lagu Guns N Roses yang mewarnai masa remajanya. Pria kelahiran 41 tahun silam ini sejak masih duduk di bangku SMP menyimpan impian menonton konser Guns N Roses. Impian itu ingin dicapai Bambang. Dia menyisihkan penghasilannya membeli tiket konser. “Ngumpulin duitnya cuma 3 hari, sejak Senin sampai Rabu. Saya menargetkan bisa mencapai target bonus Go-Jek mencapai 30 poin supaya dapat penghasilan bersih Rp 320 ribu per hari,” tutur Bambang saat dihubungi SWAonline di Jakarta, Jum’at 9 November 2018.

    Baca: Konser Guns N Roses : Saat Hujan Tak Iringi November Rain di GBK

    Penghasilan bersih itu disimpan semuanya untuk membeli tiket. “Semua full, saya simpan untuk persiapan nonton konser. Adapun, kebutuhan istri dan anak, sudah saya siapkan seminggu sebelumnya, saya berikan Rp 1 juta kepada isteri untuk kebutuhan selama seminggu ke depan,” ia menjelaskan.

    Bambang mendapatkan lampu hijau dari isterinya untuk menonton konser tersebut. “Saat saya mau pakai uang hasil narik Go-Jek saya ijin sama isteri, agar mendapat ridho dari isteri kalau uang sehari-hari mau saya gunakan untuk membeli tiket,” ujar dia. Sang isteri memberikan persetujuan dan mendoakan Bambang agar bisa membeli tiket. Ridho sang isteri ini semakin memotivasi Bambang. Tetapi, dia nyaris tidak bisa membeli tiket karena harganya sudah melambung tinggi hingga Rp 1,5 juta, terutama di tangan calo tiket. Padahal, Bambang menyiapkan dana Rp 1 juta untuk membeli tiket ini. Ia kebingungan dan bersiap-siap mengubur impiannya menonton konser Guns N Roses.

    Tak disangka-sangka, Bambang mendapat kejutan yang menjadi rezekinya. Sebab, Bambang mendapat tiket gratis atas bantuan Titi, penumpang Go-Jek, yang saat itu diantar Bambang. Hampir setiap hari, Bambang menjelajahi kawasan Sudirman, Thamrin, Blok M, Jakarta, untuk mendapatkan penumpang Go-Jek. Pada Kamis pagi kemarin, Bambang mendapat order di Stasiun Kereta Api Palmerah, Jakarta Pusat. “Setiap harinya saya narik ojol (ojek online) di Jakarta. Setibanya, saya di Stasiun Palmerah itu, saya mendapat order dari Kak Titi itu. Dan saya meminta bantuan Kak Titi nyariin tiket GNR,” bebernya mengisahkan pengalaman mendapat tiket gratis Guns N Roses.

    Bambang mengantarkan Titi ke lokasi yang dituju. Setelah mengantar Titi, Bambang ditelepon oleh Titi yang menginformasikan tentang tiket konser Guns N Roses.”Saya tanya pada Kak Titi, berapa harganya? Kak Titi terdiam sejenak dan mengabarkan saya kalau tiketnya itu gratis,” ujarnya dengan nada riang. Kegembiraan Bambang bukan hanya itu saja. “Impian saya tercapai dan uang untuk jatah isteri ‘gak jadi dibelikan tiket, akhirnya saya mengembalikan uang untuk membeli tiket itu buat isteri, karena itu adalah haknya isteri,” ujar Bambang.

    Momen-momen kegembiraan Bambang di konser Guns N Roses diunggah di akun Instagram-nya @abenk_1915. Ia berada di barisan penonton bagian depan panggung, yakni di sisi kanan, agar bisa menyaksikan lebih dekat aksi Axl Rose, Slash, dan Duff McKagan, personil di formasi klasik GNR. Konser yang diberi tajuk Not in This Lifetime Tour ini berdurasi 3 jam. Jakarta merupakan kota pembuka dari konser di Asia. Konser di Jakarta ditutup lagu Paradise City. Di penghujung lagu ini, kertas berwarna merah-putih bertebaran seolah-olah menyimbolkan kemeriahan dan kegembiraan penonton, termasuk Bambang. “Saya senang banget,” kata Bambang

    SWA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.